BPH Migas Pastikan Distribusi BBM Sorong Aman dan Lancar Pasca-Idul Fitri 1447 H
BPH Migas menjamin distribusi BBM Sorong tetap aman dan lancar setelah Idul Fitri 1447 H. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terkait ketersediaan bahan bakar di wilayah tersebut.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kondisi pasokan dinyatakan aman setelah momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM. Peninjauan langsung telah dilakukan ke berbagai lembaga penyalur di wilayah tersebut.
Kelancaran distribusi ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah, badan usaha, dan aparat penegak hukum. Pengawasan ketat terus dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya subsidi, tepat sasaran.
Penjaminan Kelancaran Distribusi BBM di Sorong
BPH Migas secara tegas menjamin bahwa distribusi BBM Sorong berada dalam kondisi aman dan lancar pasca-perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Jaminan ini diberikan setelah serangkaian pengecekan menyeluruh di berbagai titik penyaluran.
Pengecekan langsung yang dipimpin oleh Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto mencakup pangkalan minyak tanah, agen LPG non-subsidi, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sorong. Hasilnya menunjukkan semua lembaga penyalur beroperasi dengan normal.
Dengan kondisi yang stabil ini, BPH Migas mengimbau seluruh masyarakat di Kota Sorong untuk tidak panik dan tetap tenang. Ketersediaan bahan bakar dipastikan mencukupi kebutuhan warga setempat.
Sinergi Pengawasan dan Penyaluran Tepat Sasaran
Kelancaran distribusi BBM Sorong tidak terlepas dari sinergi yang solid antara pemerintah, badan usaha, serta aparat penegak hukum. Kolaborasi ini berperan penting dalam melakukan pengawasan di lapangan secara efektif.
Bambang Hermanto menjelaskan, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait terus dilakukan. Tujuannya adalah memastikan penyaluran BBM, khususnya yang bersubsidi, dapat diawasi secara optimal dan tepat sasaran.
Koordinasi ini krusial untuk mencegah penyalahgunaan BBM subsidi di tengah masyarakat. BPH Migas juga sangat mengimbau publik agar tetap bijak dalam menggunakan energi, mengingat dinamika global yang dapat mempengaruhi pasokan energi.
Kolaborasi Pertamina dan Penurunan Antrean SPBU
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku, Awan Raharjo, turut mengkonfirmasi perbaikan signifikan dalam distribusi BBM Sorong. Salah satu indikatornya adalah berkurangnya antrean kendaraan di SPBU dalam beberapa waktu terakhir.
Perbaikan kondisi ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara Pertamina, BPH Migas, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan. Bersama-sama, mereka mengawasi proses distribusi BBM di lapangan.
Melihat kondisi yang semakin membaik, masyarakat di Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong, diminta untuk tetap tenang. Pertamina juga mengimbau agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, demi menjaga stabilitas pasokan.
Sumber: AntaraNews