Bos pajak: Banyak keluarga bercerai karena Tax Amnesty
"Jangan salah, Tax Amnesty banyak dampak negatif juga. Banyak yang cerai, karena Tax Amnesty," ujar Ken.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugesteadi bercerita mengenai perjalanan UU Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak di Indonesia. Selama periode I saja, banyak hal positif dan negatif dari program andalan Presiden Joko Widodo ini.
Menurut Ken, salah satu manfaat Tax Amnesty adalah mendorong pembangunan infrastruktur jangka panjang dengan uang yang direpatriasi ataupun uang tebusan yang dibayar. Dengan membaiknya infrastruktur diharapkan bakal mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.
Meski demikian, penerapan Tax Amnesty juga mempunyai dampak buruk. Salah satunya adalah meningkatnya perceraian di keluarga para peserta Tax Amnesty.
"Jangan salah, Tax Amnesty banyak dampak negatif juga. Banyak yang cerai, karena Tax Amnesty," ujar Ken dalam acara sosialisasi Tax Amnesty dengan UMKM di kantor wilayah pajak besar IV, Sudirman, Jakarta, Kamis (6/10).
Ken bercerita, banyak beberapa istri dari wajib pajak (WP) yang kerap menghubunginya. Tujuannya, para istri tersebut menanyakan berapa banyak harta yang dimiliki suami mereka.
"Istrinya marah-marah. Telepon ke saya nanya harta suami saya berapa sih pak? Kok hartanya banyak? Pasti banyak selingkuhan. Banyak yang seperti itu," tandasnya seraya tertawa.
Baca juga:
Tax Amnesty sukses, Hipmi puji komando Sri Mulyani dan bos pajak
Bos BKPM sebut manfaat Tax Amnesty belum akan terasa di awal 2017
6 Perusahaan kelas dunia ini diduga jadi pengemplang pajak
Sebut Sandiaga pengemplang pajak, Ahok disebut bersikap tak etis
Ahok ngaku tak bermaksud sindir peserta Tax Amnesty ngemplang pajak