Bos Bitcoin Indonesia pastikan miliki kelengkapan data 700.000 pengguna di Tanah Air
Data yang lengkap tentang pengguna bitcoin amat penting. Mengingat adanya bahaya bitcoin digunakan untuk tindakan kriminal seperti pencucian uang (money laundry) atau pendanaan terorisme. Pihaknya akan terus bekerja sama dengan pemerintah sebagai regulator untuk menjaga pengguna bitcoin berjalan sesuai dengan aturan.
CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki perusahaannya, saat ini tercatat 700.000 orang Indonesia yang telah menggunakan Bitcoin. Dia pun menegaskan bahwa setiap pengguna bitcoin yang terdaftar dilengkapi data menyeluruh.
"Jumlahnya cukup besar 700.000 orang yang terdata di kita. Semua member yang terdaftar di kita, kita terapkan identifikasi siapa mereka, di mana alamatnya, KTP-nya," ungkapnya dalam diskusi 'Bitcoin: Peluang atau Jebakan' di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (13/12).
Data yang lengkap tentang pengguna bitcoin amat penting. Mengingat adanya bahaya bitcoin digunakan untuk tindakan kriminal seperti pencucian uang (money laundry) atau pendanaan terorisme.
"Jadi sehingga apabila sewaktu-waktu kita diminta data oleh regulator, kita bisa memberikan pertanggungjawaban inilah orang-orang yang membeli dan menjual digital aset," kata dia.
Dia pun mengatakan pihaknya akan terus bekerja sama dengan pemerintah sebagai regulator untuk menjaga pengguna bitcoin berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kalau dia memang penjahat, melakukan pelanggaran, ketika law enforcement meminta, kita berikan semuanya," tegasnya.
Baca juga:
4 Pro dan kontra kehadiran Bitcoin di Indonesia
Ini pandangan Menteri Sri Mulyani soal Bitcoin yang tengah 'happening'
Thomas Lembong dukung Bitcoin sebagai inovasi alat pembayaran
Mengenal lebih jauh Bitcoin, baik atau buruk untuk investasi
OJK cermati untung rugi bitcoin sebelum beri izin penggunaan di Tanah Air
Dibeli pakai bitcoin, ekstasi dikirim dari Prancis dan Belanda
Peretasan termahal? Hacker curi Bitcoin senilai hampir Rp 1 triliun