Thomas Lembong dukung Bitcoin sebagai inovasi alat pembayaran
Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, menuturkan kehadiran mata uang virtual Bitcoin saat ini tidak bisa dihindari. Bitcoin merupakan sebuah inovasi pembayaran yang harus dirangkul agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.
Seperti diketahui, saat ini penggunaan Bitcoin untuk transaksi di Indonesia masih terus dikaji. "Inovasi itu tidak bisa dihindari. Waktu HP (handphone) pertama kali keluar orang protes bahwa itu akan merusak telepon biasa, waktu mobil pertama kali keluar diprotes oleh para kereta kuda. Jadi inovasi itu tidak bisa dihindari, seperti kata presiden sendiri itu harus dirangkul harus dikapitlaisasi. Kalau tidak kita bisa ketinggalan," katanya dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (6/12).
Menurutnya, tingginya nilai tukar Bitcoin lantaran mata uang ini masih baru. Namun, ke depannya diprediksi akan stabil.
"Waktu pertama kali GSM diciptakan produknya sangat jelek, tidak bisa diandalkan, banyak masalah quality. Tapi dengan jadi lebih stabil jadi lebih berkualitas. Ini masih tahap-tahap awal, tapi pasti dengan perkembangan selanjutnya akan menjadi lebih stabil lebih canggih lebih reliable," ujarnya.
Lembong pun mendukung Bitcoin sebagai mata uang baru. "Saya sangat mendukung karena ini merupakan sebuah inovasi," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya