Borobudur Marathon 2025 Sukses Geliatkan Ekonomi Daerah, UMKM dan Penginapan Kebanjiran Cuan
Perhelatan akbar Borobudur Marathon 2025 tidak hanya menarik ribuan pelari global, tetapi juga membawa dampak ekonomi signifikan bagi UMKM dan sektor pariwisata lokal di Magelang.
Perhelatan akbar Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 telah sukses diselenggarakan di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lomba lari bergengsi ini berhasil menarik perhatian 11.500 pelari dari 38 negara berbeda, menegaskan statusnya sebagai ajang internasional. Keberhasilan ini semakin diperkuat dengan penyematan status elite label dari World Olympic, menempatkan Borobudur Marathon sejajar dengan event lari kelas dunia.
Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menyatakan bahwa gelaran ini memiliki dampak yang jauh lebih luas dari sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, Borobudur Marathon 2025 tidak hanya berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah. Lebih dari itu, event ini juga secara signifikan menggeliatkan perekonomian daerah, memberikan dorongan positif bagi berbagai sektor usaha lokal.
Dampak ekonomi tersebut terasa terutama pada sektor konsumsi, yang mencakup penginapan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta transportasi. Keterlibatan ribuan peserta dan pengunjung memicu peningkatan permintaan barang dan jasa, menciptakan perputaran ekonomi yang substansial di wilayah Magelang dan sekitarnya.
UMKM Lokal Meraup Berkah dari Borobudur Marathon 2025
Borobudur Marathon 2025 secara aktif melibatkan partisipasi puluhan pelaku UMKM yang berada di dalam area penyelenggaraan acara. Keterlibatan ini merupakan bagian dari program khusus Bank Jateng, yaitu Pawone dan Berdikari, yang dirancang untuk mendukung pengembangan usaha lokal. Program ini memberikan platform bagi UMKM untuk memamerkan dan menjual produk mereka kepada ribuan peserta dan pengunjung.
Total ada 46 UMKM Berdikari dan 20 UMKM Pawone yang turut serta dalam event ini, menawarkan beragam produk mulai dari kuliner khas daerah hingga kerajinan tangan dan fesyen. Kehadiran mereka tidak hanya memperkaya pengalaman pengunjung tetapi juga memberikan kesempatan berharga bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Ini menunjukkan komitmen penyelenggara untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
Irianto Harko Saputro berharap, melalui sinergi ini, dampak ekonomi dari kegiatan lomba lari Borobudur Marathon dapat dirasakan secara lebih merata. "Kita ingin dampak bisa dirasakan selain untuk pelari, juga seluruh masyarakat Jawa Tengah khususnya di Magelang," katanya, menekankan pentingnya inklusivitas dalam manfaat ekonomi.
Sektor Penginapan Kebanjiran Pesanan Jauh Hari
Dampak positif Borobudur Marathon 2025 juga sangat dirasakan oleh sektor penginapan, termasuk homestay lokal di sekitar kawasan Borobudur. Unfa Agustia, pengelola homestay Sandyakala di Dusun Brongkol, Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, masyarakat secara umum sangat terbuka dan menyambut baik gelaran tersebut, yang membawa berkah ekonomi.
"Saya pelaku usaha penginapan merasa diuntungkan. Karena dengan adanya event seperti ini, makin cuan," ujar Unfa, menggambarkan peningkatan signifikan dalam pendapatan usahanya. Gelaran Borobudur Marathon telah menjadi pemicu utama bagi perkembangan bisnis penginapannya, yang sebelumnya menghadapi tantangan dalam pembangunan dan operasional.
Unfa menuturkan, pada pertengahan 2023, usaha penginapannya dengan tiga kamar deluxe baru mulai dibangun dan masih setengah jadi. Namun, menjelang Borobudur Marathon 2023, ia sudah menerima antrean pesanan menginap yang luar biasa. Bahkan, kamar-kamar tersebut sudah dipesan enam bulan sebelum penyelenggaraan acara, menunjukkan tingginya permintaan.
Situasi ini memacu Unfa dan timnya untuk mempercepat proses pembangunan homestay. "Itu yang memacu kami supaya homestay cepat jadi pembangunannya. Kalau enggak, mungkin saja belum jadi pada saat itu," tambahnya, menyoroti bagaimana event ini menjadi katalisator penting bagi penyelesaian dan pengembangan usahanya.
Sumber: AntaraNews