LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI telah rogoh Rp 18,5 triliun untuk stabilisasi Rupiah sejak awal tahun

Bank Indonesia (BI) telah menggelontorkan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebesar Rp 18,5 triliun untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Sementara, di pasar premier yang bukan dalam konteks intervensi sekitar Rp 42 triliun.

2018-07-11 19:49:52
Rupiah Merosot
Advertisement

Bank Indonesia (BI) telah menggelontorkan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebesar Rp 18,5 triliun untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Sementara, di pasar premier yang bukan dalam konteks intervensi sekitar Rp 42 triliun.

"Kalau di pasar primer, bukan dalam konteks intervensi, bukan stabilisasi," ujar Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (11/7).

Nanang mengatakan, penggelontoran dana SBN tersebut telah dilakukan sejak awal 2018. Bank Indonesia sendiri memang memerlukan SBN dalam rangka pengelolaan likuiditas untuk operasi moneter.

Advertisement

"Jadi memang kami perlukan akumulasi SBN ini. Tetapi sebagian dari itu kami akumulasi dari pasar sekunder dalam rangka stabilisasi nilai tukar," jelas Nanang.

Nanang menambahkan, sejak 5 hari terakhir arus dana yang masuk (inflow) ke Indonesia sekitar Rp 6 triliun, di mana belum termasuk hari ini. Artinya, investor sudah mulai melihat gejolak global hanya terjadi sementara.

"Ekuiti mungkin belum banyak tapi SBN Rp 6 triliun, 5 hari terakhir. Saya belum cek hari ini tapi infow sudah masuk artinya investor sudah lihat gejolak global memang dampaknya mungkin tapi masih sementara melihat yield di Indoensia yang atraktif bagi mereka terbukti inflow sudah masuk," jelasnya.

Advertisement

Baca juga:
Guyuran instrumen kebijakan BI dalam menjaga stabilitas Rupiah
Ini obat pelemahan Rupiah untuk jangka waktu menengah
Faisal Basri soal pelemahan Rupiah: Pejabat elit Indonesia suka berternak Dolar
Menteri Enggar soal harga telur ayam naik: Akibat pelemahan Rupiah
Rupiah bergerak stagnan di level Rp 14.386 per USD
Industri farmasi manfaatkan bahan baku lokal tekan dampak Rupiah melemah
Rupiah melemah dan defisit neraca perdagangan penyebab anjloknya cadev USD 3,1 M

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.