BI kembali tahan suku bunga acuan 7,5 persen
Suku bunga lending facility 8 persen dan deposit facility 5,5 persen.
Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 7,5 persen. Kemudian, suku bunga lending facility 8 persen dan deposit facility 5,5 persen.
"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate 7,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara, Jakarta, Kamis (17/9).
Kebijakan ini diambil untuk memastikan tekanan inflasi tetap terkendali, stabilitas nilai tukar rupiah terjaga, dan defisit transaksi berjalan menurun.
"Keputusan tersebut sejalan dengan upaya membawa inflasi menuju pada kisaran sasaran sebesar 4 plus minus satu persen di 2015 dan 2016."
Sekedar informasi, Bank Indonesia sejak dipimpin Agus Martowardjojo menaikkan suku bunga acuan bertahap. Mulai 5,75 persen hingga 7,5 persen. Total penaikan sebesar 175 basis poin.
Itu dilakukan demi menjaga pertumbuhan ekonomi dan mengurangi defisit neraca transaksi berjalan.
Baca juga:
Menko Darmin tak khawatir jika bank sentral AS naikkan suku bunga
Ribuan pekerja asing berpotensi buka rekening di Indonesia
OJK ungkap penyebab bank besar sering jadi sasaran kejahatan
Rupiah di atas 14.400/USD, LPS tegaskan perbankan jauh dari krisis
Sering jadi sasaran kejahatan, Bank Mandiri diminta perbaiki sistem
Perbankan banyak alami kerugian gara-gara penggunaan kartu kredit