LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI haramkan kembalian dengan permen di swalayan dan toko modern

Swalayan dan toko modern masih kerap menggunakan permen sebagai pengganti uang logam dalam kembalian saat berbelanja

2016-08-29 16:30:59
Rupiah
Advertisement

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Causa Iman Karana mengimbau agar pasar swalayan dan toko modern mengubah kebiasaan menggunakan permen untuk kembalian saat berbelanja, dan menggantinya dengan koin logam sebagai alat pembayaran yang sah.

"Permen itu bukan pembayaran yang sah. Padahal pecahan Rp100 masih ada, Rp50 juga tersedia di BI dengan jumlah yang cukup," kata Causa di Denpasar dilansir Antara, Senin (29/8).

Menurutnya, jika pihak pengelola swalayan dan toko modern kekurangan uang koin, maka mereka bisa mendapatkannya langsung di bank. Selain itu, BI juga membuka layanan kas keliling yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan dan menyetorkan uang logam.

Advertisement

Dengan demikian, sirkulasi transaksi menggunakan uang koin sebagai alat pembayaran yang sah bisa lancar, mengingat aliran uang logam yang kembali ke bank sentral masih sedikit.

Berdasarkan data Bank Indonesia tahun 2015, kebutuhan uang logam di Bali mencapai Rp41,8 miliar atau naik 30 persen dari tahun 2014. Meski kebutuhan meningkat, namun hanya 38 persen responden menggunakan uang logam untuk transaksi sedangkan sisanya menyimpan di dalam rumah dan mengendap tidak digunakan.

Baca juga:
BI haramkan kembalian dengan permen di swalayan dan toko modern
Bos BI sebut pariwisata daerah bisa tingkatkan ekonomi RI
Beragam produk UMKM binaan BI dipamerkan di Balai Kartini
Bos BI sebut UMKM jadi salah satu penggerak ekonomi RI
Bos BI: UMKM penyelamat Indonesia dari krisis ekonomi
Genjot cadangan devisa, BI dorong pertumbuhan bisnis wisata
KEIN minta kebijakan perbankan harus sasar semua lapisan masyarakat

Advertisement
(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.