LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BI: Ekonomi Sumatera jangan hanya andalkan Sumber Daya Alam

Pemerintah di Sumatera harus melakukan diversifikasi ekonomi guna memunculkan inovasi baru.

2016-07-29 13:22:22
Bank Indonesia
Advertisement

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Solikin M. Juhro mengimbau agar para pelaku usaha di Sumatera tidak hanya mengandalkan komoditas seperti kelapa sawit. Sebab, harga komoditas global masih anjlok sehingga dikhawatirkan perekonomian Sumatera akan terus menurun jika hanya mengandalkan komoditi.

"Banyak daerah yang mengandalkan komoditas untuk perekonomiannya, seperti Sumatera dan Kalimantan. Makanya saat harga turun perekonomian di Sumatera turun dari 4,66 persen di 2014 menjadi 3,54 persen di 2015. Maka kita jangan mengandalkan sumber daya alam saja," kata Solikin di Lampung, Jumat (29/7).

Dia memperkirakan, ekonomi global masih akan turun seiring masih anjloknya harga komoditas. Bahkan, perekonomian global pada tahun 2017 diperkirakan masih akan menurun meski tidak signifikan, karena masih ada penurunan pertumbuhan ekonomi dari negara-negara pengekspor komoditas.

Advertisement

Dengan demikian, Solikin mengimbau agar pelaku usaha maupun pemerintah di Sumatera melakukan diversifikasi ekonomi guna memunculkan inovasi baru. Menurutnya, ada banyak cara untuk meningkatkan perekonomian di daerah Sumatera selain hanya dengan mengandalkan komoditas.

"Seperti batok kelapa, kita biasanya ekspor batok kelapa. Padahal di negara lain itu bisa dibuat arang aktif. Kenapa kita tidak mengolah batok kelapanya menjadi arang aktif baru kita ekspor," imbuhnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur di Pulau Sumatera juga perlu terus didorong agar perekonomian bisa terus meningkat. "Di Lampung banyak proyek yang terkait infrastruktur, yaitu jalan raya, kereta api, dan tol. Jadi jangan hanya mengandalkan sumber daya alam saja, tapi juga harus didukung dengan pembangunan infrastruktur untuk menunjang perekonomian," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
2016, BCA prediksi rasio kredit bermasalah 2 persen
Sebarkan energi baik gas bumi, PGN gandeng para atlet sepeda
Bos BCA soal Sri Mulyani: Dia kompeten dorong ekonomi nasional
Sedot dana dari tax amnesty, BCA sewa konsultan pajak
Biji pala asal Sulut jadi primadona ekspor ke Belanda
Pengoperasian CPP Matindo bisa tingkatkan produksi gas nasional
Harga emas Antam stagnan di posisi Rp 605.000 per gram

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.