Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Biji pala asal Sulut jadi primadona ekspor ke Belanda

Biji pala asal Sulut jadi primadona ekspor ke Belanda Kincir angin belanda. shutterstock

Merdeka.com - Belanda menjadi pasar utama ekspor komoditas biji pala asal Sulawesi Utara. Sebab, permintaan ekspor biji pala di negeri keju ini selalu tinggi setiap bulan.

"Sepanjang bulan Juni 2016 pengiriman biji pala ke Belanda ada sebanyak tiga kali," ujar Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut T. Hasudungan Siregar seperti dilansir Antara di Manado, Jumat (29/7).

Dari tiga kali pengiriman tersebut, kata dia, biji pala 40,6 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara USD 372.723. Berdasarkan catatat, pada pekan pertama Juni telah diekspor biji pala ke Belanda 15 ton dengan nilai USD 149.565.

Pada pekan kedua Juni 2016 kembali diekspor biji pala 13,8 ton dengan nilai devisa USD 120.162. Pada akhir Juni 2016 diekspor lagi biji pala 11,8 ton dengan sumbangan devisa USD 102.996.

"Melihat permintaan yang cukup tinggi tersebut, saya berharap pengekspor Sulut menjaga kualitas produk yang dihasilkan," katanya.

Selain menjaga kualitas, lanjutnya, kuantitas produk dan waktu pengiriman juga harus diperhatikan. Alasannya,pasar luar negeri selalu konsekuen dengan waktu serta perjanjian yang dilakukan.

Siregar mengakui komoditas biji pala asal Sulut memang memegang peranan penting di pasar dunia, karena memiliki ciri khas yang berbeda dengan negara lain. Produksi biji pala di Sulut paling besar berada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang dan Biaro.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP