Belitung Siap Jadi Laboratorium KDKMP, Dorong Transformasi Ekonomi Kerakyatan
Kabupaten Belitung menyatakan kesiapannya menjadi pusat percontohan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebagai upaya nyata transformasi ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Bupati Kabupaten Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, dengan tegas menyatakan kesiapan daerahnya. Belitung siap menjadi laboratorium keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai wujud nyata transformasi ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut. Pernyataan penting ini disampaikan pada Minggu (05/7) di Pendopo Pantai Wisata Tanjung Kelayang, Desa Wisata Keciput, Belitung.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam acara Peluncuran Integrasi dan Transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui koperasi. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Kehadiran para menteri menunjukkan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap inisiatif strategis ini.
Bupati Djoni menekankan bahwa Belitung saat ini harus memiliki keberanian tinggi untuk melakukan lompatan besar. Langkah ini krusial terutama dalam melepaskan ketergantungan daerah dari sektor pertambangan bijih timah yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Transisi ekonomi tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid serta perencanaan pembangunan daerah yang terukur dan jelas.
KDKMP sebagai Lokomotif Baru Perekonomian Desa
Bupati Belitung secara aktif mendorong agar KDKMP diposisikan sebagai lokomotif baru yang kuat bagi perekonomian desa. Inisiatif ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah strategi konkret untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal. Dengan demikian, KDKMP diharapkan mampu menarik gerbong-gerbong sektor lain menuju kesejahteraan masyarakat secara merata.
Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan bahwa ia tidak ingin berbicara panjang lebar tentang teori koperasi maupun teori pariwisata. Sebaliknya, ia mengajak semua pihak untuk fokus pada aksi nyata dan keberanian membuktikan. "Hari ini saya ingin mengajak kita semua bicara tentang keberanian untuk membuktikan bahwa kami percaya Koperasi Merah Putih harus menjadi lokomotif baru ekonomi desa," ujarnya.
KDKMP diidentifikasi sebagai penggerak utama yang akan menarik gerbong sektor strategis lainnya. Ini mencakup pertanian, pariwisata, perikanan, dan perdagangan yang memiliki potensi besar di Belitung. Selain itu, ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga akan ikut bergerak bersama.
Bupati Djoni menggunakan analogi kuat untuk menggambarkan peran KDKMP. "Apabila lokomotif ini kuat maka ekonomi daerah akan melaju cepat," jelasnya, menunjukkan optimisme terhadap dampak positifnya. Namun, ia juga mengingatkan, "jika terhenti maka seluruh gerbong ekonomi warga di belakangnya juga akan ikut berhenti," menekankan pentingnya keberlanjutan.
Integrasi Pokdarwis dan Dukungan Penuh Kementerian
Peluncuran integrasi dan transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui koperasi menjadi agenda krusial dalam upaya ini. Acara penting tersebut diselenggarakan di Desa Wisata Keciput, Belitung, pada Minggu (05/7). Momen ini menandai babak baru dalam pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat di Belitung.
Kehadiran Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menunjukkan dukungan penuh pemerintah pusat. Partisipasi mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan antarlembaga. Hal ini juga menjadi sinyal positif bagi para pelaku ekonomi lokal untuk terus berinovasi.
Integrasi Pokdarwis ke dalam struktur koperasi diharapkan akan memperkuat fondasi ekonomi desa. Langkah ini akan memberikan landasan yang lebih kokoh bagi pengelolaan destinasi pariwisata secara berkelanjutan. Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kesejahteraan anggota Pokdarwis serta masyarakat sekitar.
Melalui sinergi ini, Belitung bertekad untuk tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan. Lebih dari itu, Belitung ingin menjadi contoh keberhasilan dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri. KDKMP diharapkan menjadi instrumen efektif untuk mencapai tujuan mulia tersebut.
Sumber: AntaraNews