Beka Wire Indonesia Bidik Penguatan Rantai Pasok Industri Baja Nasional
Kedekatan dengan koridor industri akan memperkuat efisiensi logistik sekaligus menjaga kepastian pasokan bagi pelanggan.
PT Beka Wire Indonesia meresmikan pabrik kawat baja galvanis di Subang, Jawa Barat, untuk memperkuat pasokan bahan baku industri nasional, khususnya sektor manufaktur, infrastruktur, energi, dan otomotif.
Perusahaan menyatakan fasilitas produksi tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan kawat baja galvanis dengan standar kualitas yang stabil dan pasokan yang terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan industri domestik.
Direktur Komersial Beka Wire Indonesia Sandy Suryadi mengatakan perusahaan mengedepankan konsistensi mutu produk melalui pengendalian kualitas dari bahan baku hingga produk jadi.
"Didukung teknologi pelapisan/coating yang relevan dengan kebutuhan aplikasi, BEKA memastikan performa produk yang andal sekaligus memudahkan pelanggan dalam proses produksi," kata Sandy, dikutip Kamis (7/5).
Menurut dia, perusahaan juga menitikberatkan pada ketepatan pengiriman dan efisiensi rantai pasok guna mendukung kebutuhan industri.
"BEKA menempatkan standar proses, stabilitas mutu, dan kesiapan delivery sebagai prioritas. Pendekatan ini membantu pelanggan mengurangi variasi produksi, menekan risiko perbaikan, serta meningkatkan efisiensi operasional," paparnya.
Beka Wire Indonesia juga membuka peluang penyesuaian spesifikasi produk sesuai kebutuhan pelanggan dengan dukungan tim teknis perusahaan.
Anggota Komisi XI DPR RI Galih Dimuntur Kartasasmita mengatakan pemilihan Subang sebagai lokasi pabrik menjadi strategi perusahaan untuk mendekatkan fasilitas produksi dengan kawasan industri yang terus berkembang.
"Lokasi ini mendukung distribusi yang lebih efisien ke pelanggan domestik dan bahkan internasional," katanya.
Menurut Galih, kedekatan dengan koridor industri akan memperkuat efisiensi logistik sekaligus menjaga kepastian pasokan bagi pelanggan.
"Dengan demikian, BEKA dapat menjaga durasi penyaluran lebih kompetitif dan memberikan kepastian pasokan yang lebih baik," lanjutnya.
Peresmian pabrik tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Bupati Subang Reynaldy Putra Anindita Budi Raemi, serta sejumlah perwakilan industri dan mitra usaha.
Penguatan Industri Baja
Faisol menyebut kehadiran pabrik baru tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan industri baja nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru.
"BEKA diharapkan juga berperan dalam peningkatan teknologi dan riset secara komitmen kuat dan pihak para perusahaan dalam menghadirkan pabrik kawat baja yang akan bersaing di kancah internasional sehingga tentunya akan menjadi katalis mendorong peningkatan prestasi asing maupun domestik di sektor manufaktur ini," ujarnya.
Nilai Tambah Sketor Mnufaktur
Ia menambahkan pengembangan industri kawat baja sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah sektor manufaktur dan mendorong penerapan teknologi berkelanjutan.
"Mendorong teknologi keberlanjutan dan ekonomi sirkular dalam aktivitas industri. Melalui peresmian ini, BEKA menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra jangka panjang bagi pelanggan dan pemangku kepentingan," katanya.
Melalui fasilitas baru tersebut, Beka Wire Indonesia menargetkan dapat memperkuat rantai pasok industri kawat baja nasional dengan fokus pada kualitas produk, dukungan teknis, serta ketepatan pengiriman.