Beberapa Kecamatan Jawa Tengah Alami Kelangkaan LPG 3 Kg, Ada Apa?
Dampak dari tersendatnya pasokan ini sangat dirasakan oleh masyarakat di berbagai kecamatan seperti Subah, Banyuputih, Limpung, Tulis, dan Batang.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang memastikan pasokan gas 3 Kg selama Ramadan dan Lebaran dalam kondisi aman. Memang terdapat kendala terkait pasokan gas LPG 3 kilogram yang masih menjadi persoalan administratif di beberapa daerah lantaran perizinannya telah habis sejak Desember 2024.
"Mereka sedang mengurus perpanjangan perizinan usaha. Prosesnya bisa memakan waktu hingga empat bulan. Akibatnya, distributor tersebut tidak dapat menyuplai gas ke agen maupun pangkalan di bawahnya. Ada enam agen yang dibawahi distributor tersebut," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso, Rabu (5/3).
Dampak dari tersendatnya pasokan ini sangat dirasakan oleh masyarakat di berbagai kecamatan seperti Subah, Banyuputih, Limpung, Tulis, dan Batang. Untuk mengatasi masalah ini, paguyuban distributor LPG di Batang mencoba membagi stok yang tersedia agar distribusi tetap berjalan.
Di Kabupaten Batang ada sekitar tiga distributor LPG 3 Kg yang membawahi 20 agen. Kondisi itu membuat hanya dua distributor yang bisa beroperasional. Kuota LPG 3 KG dari distributor yang izinnya masih dalam pengurusannya, disalurkan oleh dua distributor lain.
"Oleh paguyuban, stok yang ada dibagi untuk memenuhi kebutuhan gas yang kosong," ungkapnya.
Upaya Tutupi Kekurangan Pasokan
Meski sudah ada upaya untuk menutupi kekurangan pasokan, tetap saja belum bisa sepenuhnya terpenuhi. Saat ini kendala pasokan tersebut bisa tertangani oleh paguyuban, namun tidak bisa 100 persen.
"Paguyuban sifatnya menangani hanya sekitar 80 persen saja," pungkasnya.
Situasi ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat yang bergantung pada LPG subsidi terutama meningkatnya kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses perizinan distributor agar pasokan gas LPG kembali normal.