LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Banyak PHK, pencairan JHT capai Rp 55 miliar per hari

Pencairan JHT meningkat 226 persen.

2016-05-31 14:53:53
BPJS Ketenagakerjaan
Advertisement

Berlakunya PP No.60 tahun 2015 tentang perubahan atas PP No.46 tahun 2015 mengakibatkan peningkatan permintaan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di hampir seluruh Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan. Perubahan peraturan memungkinkan pekerja untuk mencairkan dana JHT tanpa melihat masa kepesertaan yang sebelumnya diatur selama 5 tahun 1 bulan.

Direktur Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis mengatakan, berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, tercatat hingga 7.500 permintaan klaim per hari sejak November 2015 hingga Maret 2016. Dengan jumlah Rp 50-55 miliar per hari pada periode Januari-Maret 2016.

"Tren pencairan dana JHT yang dilakukan pekerja pasca perubahan regulasi didukung pula oleh PHK (pemutusan hubungan kerja) yang meningkat tajam. Sejak ada perubahan itu, kasus pencairan JHT meningkat 266 persen," kata Ilyas, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (31/5).

Advertisement

Sebanyak 5 persen dari pekerja yang mengundurkan diri dan melakukan pencairan JHT kembali bekerja, yakni sebanyak 42.041 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.003 kembali bekerja di perusahaan yang sama, sementara sisanya bekerja di perusahaan lain.

"Sehingga tabungan masa depan mereka dihabiskan. Padahal tabungan itu sangat berguna bagi mereka di masa pensiun nanti," imbuhnya.

Dengan demikian, Ilyas mengimbau agar pemerintah bisa mengembalikan fungsi JHT sebagai tabungan bagi pekerja saat memasuki masa pensiun. Sebab, Indonesia sedang menikmati bonus demografi di mana penduduk dalam usia produktif.

Advertisement

Namun pada tahun 2050, Indonesia akan didominasi oleh penduduk dengan usia lebih dari 65 tahun hingga 338,6 persen.

"Dengan tidak adanya persiapan hari tua yang baik, bukan tidak mungkin bonus demografi yang saat inu dinikmati bisa menjadi bencana di masa yang akan datang," jelas Ilyas.

Baca juga:
BPJS Ketenagakerjaan: Banyak perusahaan tak daftarkan pegawainya
BPJS Ketenagakerjaan incar pembiayaan proyek MRT dan LRT
2016, BPJS Ketenagakerjaan target rangkul 22,1 juta pekerja
Lowongan kerja BPJS Ketenagakerjaan diburu sarjana muda
BPJS beri asuransi kecelakaan kepada 1.200 driver Go-Jek
Ahok senang pekerja formal dan informal dapat BPJS Ketenagakerjaan
Ingin dapat kartu, ribuan Go-Jek geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.