Banyak kasus pencurian, PHE ONJW ngaku rugi ratusan juta Dolar
"Kasus pencurian cukup tinggi hingga mencapai 100 kasus."
Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mengalami kerugian ratusan juta Dolar akibat aksi pencurian oleh masyarakat. Perusahaan kerap kehilangan pipa, katup, kabel, lampu navigasi di wilayah kerjanya.
"Kasus pencurian cukup tinggi hingga mencapai 100 kasus," ujar Communication and Relation Manager PHE ONWJ, Donna Priadi, saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/7).
Namun, saat ini kuantitas aksi pencurian diakui telah menurun drastis berkat sejumlah program kerja sama dengan masyarakat sekitar wilayah kerja. Perseroan mengembangkan program strategi pengamanan berbasis masyarakat.
"Beberapa kali kasus pencurian berhasil digagalkan karena perusahaan mendapat laporan dari masyarakat nelayan," tuturnya.
Dia mengaku, luas wilayah kerja PHE ONWJ yang mencapai 8.300 km2 menjadi kendala pada sistem keamanan perusahaan. Selain itu, diakui sistem keamanan perusahaan belum beroperasi secara maksimal.
"PHE ONWJ mengoperasikan fasilitas produksi sebanyak 218 anjungan lepas pantai yang tersebar di perairan Pulau Seribu hingga lepas pantai Utara Indramayu," ungkapnya.
Baca juga:
Tantangan Pertamina kembangkan ladang gas Blok East Natuna
6 bulan pertama, produksi migas Pertamina melesat 12,5 persen
Holding BUMN dinilai bikin harga gas ke masyarakat semakin murah
Pemerintah diminta tinjau ulang rencana pembentukan holding energi
Akhir bulan ini, Pertamina resmi miliki dua blok migas di Iran
Puluhan sopir truk tangki mogok kerja, penyaluran BBM dilakukan TNI
Pertamina EP jadi KKKS migas pertama jual karbondioksida