Bankir yakin Bank Indonesia pangkas suku bunga acuan
"Saya lihat tanda-tanda turun ada."
Bankir meyakini Bank Indonesia bakal menurunkan suku bunga acuan. Dewan gubernur bank sentral dijadwalkan menggelar rapat untuk merumuskan kebijakan bulanan, termasuk BI rate, hari ini dan esok.
"Saya tidak ingin mendahului BI, tapi saya melihat memang indikasi untuk penurunan ada. Tapi saya tidak punya wewenang mengatakan turun atau tidak, tapi saya lihat tanda-tanda turun ada," kata Direktur Utama Bank Permata Roy Arman Arfandy, Jakarta, Rabu (13/1).
Menurutnya, inflasi rendah tahun lalu sebesar 3,35 persen berpotensi mendorong pelonggaran suku bunga. Selain itu, likuiditas perbankan juga cukup baik
"Ini merupakan beberapa indikator yang mendorong penurunan suku bunga," imbuhnya.
Bank Indonesia masih menahan suku bunga acuan di level 7,5 persen. Suku bunga Deposit Facility 5,5 persen, dan Lending Facility pada 8 persen.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara mengatakan keputusan tersebut sejalan dengan upaya membawa inflasi menuju pada kisaran 4 persen plus minus 1 persen di 2015 dan 2016.
Baca juga:
Gubernur BI: BPK tidak perlu melakukan audit ke BI
Menko Darmin pastikan penuhi undangan 'rapat sakral' bank sentral
OJK awasi 50 perusahaan konglomerasi keuangan
Ikut rapat BI, Darmin bawa pesan Jokowi soal perkembangan ekonomi RI
Menko Darmin: Tak ada arahan suku bunga harus longgar atau ketat