ASDP Ternate Siapkan 18 Kapal Ferry untuk Layani Lonjakan Mudik Lebaran 2026
PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate telah menyiapkan 18 armada kapal ferry untuk menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan selama periode Mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate telah mengumumkan kesiapan penuh dalam menyambut momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 18 unit armada kapal ferry disiapkan untuk melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan mobilitas antar daerah di Maluku Utara serta lintas provinsi.
General Manager PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate, Mushar Usman, menyatakan bahwa seluruh armada kapal tersebut dalam kondisi siap operasi. Persiapan matang ini mencakup evaluasi potensi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan. Langkah antisipasi telah dilakukan lebih awal untuk menghadapi peningkatan signifikan.
Armada tersebut akan melayani 25 lintasan pelayaran yang vital bagi masyarakat. Satu lintasan di antaranya merupakan rute antar provinsi yang menghubungkan Ternate dengan Bitung, Sulawesi Utara. Sementara 24 lintasan lainnya melayani rute antar kabupaten dan kota di wilayah Maluku Utara.
Kesiapan Armada dan Jaringan Pelayaran Luas
PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate mengerahkan total 18 unit kapal ferry untuk melayani arus Mudik Lebaran tahun ini. Dari jumlah tersebut, 13 unit kapal merupakan milik PT ASDP Ferry Indonesia sendiri. Lima unit kapal lainnya berasal dari perusahaan swasta yang turut berpartisipasi memperkuat layanan transportasi laut.
Mushar Usman menegaskan bahwa semua kapal yang disiapkan telah melalui pemeriksaan menyeluruh. Kondisi siap operasi ini menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi pemudik. Kesiapan armada menjadi prioritas utama dalam menghadapi periode sibuk ini.
Armada-armada ini akan beroperasi di 25 lintasan pelayaran yang berbeda. Satu lintasan strategis menghubungkan Ternate dengan Bitung di Provinsi Sulawesi Utara. Ini merupakan rute antar provinsi yang penting bagi konektivitas regional.
Sebanyak 24 lintasan lainnya berfokus pada rute antar kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara. Lintasan-lintasan ini merupakan jalur utama mobilitas masyarakat sehari-hari. Terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, jalur ini akan sangat padat.
Proyeksi Peningkatan Penumpang dan Kendaraan
Berdasarkan hasil proyeksi PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Jumlah penumpang yang menggunakan jasa kapal ferry diprediksi naik sebesar 4,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik.
Tidak hanya penumpang, jumlah kendaraan dari seluruh golongan juga diperkirakan mengalami kenaikan. Proyeksi menunjukkan peningkatan sekitar 4,21 persen untuk kendaraan yang menyeberang. Kenaikan ini membutuhkan antisipasi lebih lanjut dalam pengaturan kapasitas kapal.
Mushar Usman menjelaskan bahwa data proyeksi ini menjadi dasar bagi ASDP untuk merencanakan strategi operasional. Penambahan frekuensi pelayaran dan optimalisasi kapasitas kapal menjadi langkah krusial. Hal ini dilakukan agar semua pemudik dapat terlayani dengan baik.
Evaluasi terhadap potensi lonjakan ini telah dilakukan secara cermat. PT ASDP berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait di pelabuhan. Tujuannya untuk memastikan semua aspek layanan berjalan lancar dan aman selama periode Mudik Lebaran.
Antisipasi Puncak Arus Mudik dan Imbauan untuk Pemudik
PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate telah memetakan potensi puncak arus mudik yang akan terjadi dalam dua fase. Puncak pertama diperkirakan berlangsung pada 17 hingga 19 Maret 2026. Periode ini biasanya dipilih oleh masyarakat yang ingin pulang kampung lebih awal.
Puncak arus mudik berikutnya diprediksi terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026. Tanggal-tanggal ini mendekati perayaan Hari Raya Idul Fitri. Lonjakan penumpang dan kendaraan diperkirakan akan sangat tinggi pada fase kedua ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT ASDP akan mengoptimalkan seluruh armada yang tersedia. Penyesuaian jadwal pelayaran akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Fleksibilitas operasional menjadi kunci dalam menghadapi kepadatan.
Mushar Usman juga mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan kapal ferry untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Pemudik disarankan untuk datang lebih awal ke pelabuhan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kepadatan dan memastikan perjalanan berjalan aman, lancar, dan nyaman.
Sumber: AntaraNews