Arus Balik Lebaran 2026: 11 Ribu Lebih Penumpang Padati Stasiun KAI Daop 9 Jember
Kepadatan penumpang kereta api saat Arus Balik Lebaran 2026 mulai terlihat di Daop 9 Jember, dengan lebih dari 11 ribu orang menggunakan layanan KAI pada H2 Lebaran.
Pada hari kedua (H2) Lebaran 2026, Minggu, 22 Maret, sebanyak 11.694 penumpang memadati stasiun-stasiun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Kepadatan ini terbentang dari Pasuruan hingga Banyuwangi, menandai dimulainya puncak Arus Balik Lebaran tahun ini.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa tren arus balik sudah terlihat signifikan. Masyarakat mulai kembali ke kota asal atau tempat kerja mereka setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Jumlah penumpang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan berlanjutnya periode Arus Balik Lebaran. Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api.
Lonjakan Penumpang dan Tren Arus Balik Lebaran
KAI Daop 9 Jember mencatat adanya lonjakan signifikan jumlah penumpang pada H2 Lebaran 2026. Angka 11.694 penumpang pada Minggu, 22 Maret, mengindikasikan bahwa masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama untuk kembali beraktivitas. Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan KAI dalam memenuhi kebutuhan perjalanan pasca-Lebaran.
"Kepadatan penumpang saat arus balik Lebaran sudah terlihat sejak H2 Lebaran," kata Cahyo Widiantoro di Jember. Ia menambahkan bahwa tren arus balik tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan periode sebelumnya, mencerminkan mobilitas masyarakat yang dinamis.
Data kumulatif selama periode 11 hingga 22 Maret 2026 menunjukkan total 381.962 penumpang telah dilayani oleh KAI Daop 9 Jember. Jumlah ini terbagi menjadi 188.849 penumpang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember dan 193.113 penumpang datang, menggambarkan keseimbangan arus perjalanan.
Ketersediaan Tiket dan Imbauan Pemesanan Dini
Meskipun terjadi lonjakan penumpang yang tinggi, KAI Daop 9 Jember masih menyediakan sisa tempat duduk bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket. Tercatat sebanyak 8.689 kursi masih tersedia untuk berbagai relasi perjalanan kereta api, memberikan opsi bagi para pemudik.
Cahyo Widiantoro mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mereka dan tidak menunda pemesanan tiket. Pemesanan tiket lebih awal sangat disarankan guna menghindari kehabisan tempat duduk, mengingat ketersediaan yang semakin terbatas seiring mendekatnya puncak Arus Balik Lebaran.
Beberapa kereta api yang masih memiliki ketersediaan kursi antara lain KA Logawa relasi Ketapang – Purwokerto dengan 2.430 kursi. Selain itu, KA Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Pasarturi (1.417 kursi) dan Surabaya Gubeng (1.452 kursi) juga masih tersedia. Ada pula KA Wijayakusuma relasi Ketapang – Cilacap (963 kursi) serta KA Ijen Ekspres relasi Ketapang – Malang Kota (813 kursi), menawarkan beragam pilihan destinasi.
Komitmen KAI dan Keselamatan Perjalanan Arus Balik
PT KAI Daop 9 Jember berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya pada periode arus balik. Prioritas utama adalah memastikan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan kereta api bagi seluruh penumpang yang kembali beraktivitas.
Sebagai bentuk antisipasi lonjakan jumlah penumpang, masyarakat diimbau untuk melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI yang terpercaya. Penumpang juga disarankan datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean panjang dan memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.
"Kami mengajak seluruh penumpang untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan selama menggunakan layanan kereta api," ujar Cahyo Widiantoro. Imbauan ini juga mencakup kepatuhan terhadap aturan perjalanan yang berlaku, menjaga barang bawaan pribadi, serta memperhatikan keselamatan diri dan sesama selama Arus Balik Lebaran demi perjalanan yang aman dan lancar.
Sumber: AntaraNews