Aneh, Industri Hewan Peliharaan di China Tumbuh Pesat Meski Ekonomi Lesu
Sektor hewan peliharaan ini terus berkembang meski ekonomi China sedang lesu.
Di tengah perlambatan ekonomi China akibat krisis properti, rendahnya konsumsi, dan tingginya pengangguran di kalangan pemuda, industri hewan peliharaan di negara ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pameran hewan peliharaan besar-besaran yang digelar di Beijing baru-baru ini menarik ribuan pecinta hewan dan pelaku bisnis dari seluruh China.
Di pameran tersebut, pengunjung dapat menemukan berbagai produk dan hewan peliharaan eksotis, mulai dari gaun anjing berenda, kantong kotoran bermotif, hingga hewan-hewan eksotis seperti cerpelai dan meerkat. Pengunjung pun dapat membeli aksesori mulai dari kalung mutiara untuk kucing hingga jas hujan untuk anjing.
Dilansir dari AFP, sektor hewan peliharaan ini terus berkembang meski ekonomi China sedang lesu. Berdasarkan laporan kelompok riset Daxue Consulting, pasar hewan peliharaan China diperkirakan mencapai pendapatan sekitar CNY493,6 miliar pada tahun 2022 dan diproyeksikan akan berlipat ganda tahun ini. Bahkan, Goldman Sachs memperkirakan pada tahun 2030, jumlah hewan peliharaan di China akan dua kali lipat jumlah anak-anak di negara tersebut.
Memiliki Anak Tak Lagi Menjadi Prioritas
Pameran hewan peliharaan ini menjadi bukti betapa besarnya minat masyarakat terhadap hewan peliharaan. Di salah satu stan, pemilik toko Zhao Tingting menampilkan tempat tidur warna-warni dan tas tangan transparan khusus untuk membawa sugar glider, hewan nokturnal yang populer di kalangan anak muda. Zhao mengatakan permintaan terhadap hewan peliharaan eksotis telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami mulai dengan satu, lalu dua, tiga, dan bahkan beberapa pelanggan memiliki lebih dari sepuluh atau dua puluh hewan peliharaan," kata Zhao. Banyak pecinta hewan peliharaan merasa bahwa memelihara hewan seperti meerkat atau sugar glider memberikan kenyamanan dan dukungan emosional.
Sementara itu, penjual kucing juga melaporkan peningkatan jumlah pelanggan dalam beberapa tahun terakhir. Dong, seorang penjual kucing, mengatakan bahwa orang-orang kini lebih terbuka untuk memelihara hewan peliharaan sebagai teman hidup, bahkan bagi mereka yang tidak ingin memiliki anak lagi.
Industri hewan peliharaan di China memang sedang mengalami perkembangan pesat meskipun tantangan ekonomi yang sedang dihadapi negara tersebut. Para pecinta hewan tampaknya terus berinvestasi dalam hewan peliharaan mereka, melihatnya sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kenyamanan emosional di tengah ketidakpastian ekonomi.