LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Aksi ambil untung buat harga minyak dunia kembali anjlok

"Sebuah aksi ambil untung kecil terjadi, tapi masih ada banyak kekuatan di pasar," kata Carl Larry.

2016-06-10 10:03:19
harga minyak dunia
Advertisement

Harga minyak dunia kembali turun pada Kamis (Jumat pagi WIB). Penyebabnya, para investor melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan harga tiga hari berturut-turut hingga mencapai level tertinggi dalam 11 bulan terakhir.

"Meskipun ada potensi penurunan kecil berkembang menjadi penurunan lebih signifikan, sejauh ini terlihat seperti koreksi teknis moderat menyusul tiga hari keuntungan daripada pembalikan besar," kata Tim Evans dari Citi Futures seperti ditulis Antara, Jumat (10/6).

Acuan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun 67 sen menjadi berakhir di USD 50,56 per barel, sehari setelah ditutup pada level tertinggi sejak Juli 2015.

Advertisement

Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, turun 56 sen menjadi menetap di USD 51,95 per barel di perdagangan London.

"Sebuah aksi ambil untung kecil terjadi, tapi masih ada banyak kekuatan di pasar," kata Carl Larry dari Frost & Sullivan.

Larry memprediksi bahwa harga minyak bisa mencapai USD 55 per barel pada minggu depan. "Permintaan masih kuat, sementara pasokan mulai terlihat sedikit melemah," katanya.

Advertisement

Harga minyak telah meningkat hampir dua kali lipat sejak menyentuh level terendah sejak 2003 pada Februari, dibantu oleh penurunan produksi AS dan pemangkasan produksi di Nigeria karena kerusuhan pemberontak, dan di Kanada akibat kebakaran hutan melanda kawasan penghasil minyak Alberta.

"Momentum yang ada, sentimen pasar, tidak adanya berita 'bearish' dan penghentian pasokan yang masih cukup besar menunjukkan bahwa kenaikan harga akan terus berlanjut," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan penelitian.

Mereka mencatat bahwa investor mengabaikan kenaikan produksi minyak mentah AS 10.000 barel per hari pekan lalu, kenaikan pertama dalam 13 minggu terakhir.

Baca juga:
Kilang Balikpapan tuntas, Pertamina bakal impor minyak mentah asam
Pertamina bangun apartemen untuk pekerja kilang Balikpapan
2023, Pertamina targetkan Indonesia swasembada BBM
Temui JK, Sudirman Said lapor soal listrik, Solar hingga kilang
Pertamina berencana bangun 2 kilang anyar di Aceh dan NTB
Pertama kali, Pertamina sewa Susi Air salurkan Solar ke perbatasan
Produksi Nigeria merosot, harga minyak sentuh level tertinggi 2016

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.