LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BEI Optimis Lebih Dari 57 Perusahaan Bakal IPO di Tahun Politik

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi menilai, pesta demokrasi yang dilakukan secara bersamaan tahun ini yakni pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), tak akan menyurutkan langkah beberapa perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di BEI.

2019-01-02 15:35:33
BEI
Advertisement

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi optimis jumlah emiten baru yang akan melakukan Penawaran Umum Perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sepanjang tahun 2019 bisa lebih dari 57 perusahaan.

Menurutnya, pesta demokrasi yang dilakukan secara bersamaan tahun ini yakni pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), tak akan menyurutkan langkah beberapa perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di BEI. Kendati begitu, dia belum mau mengungkapkan berapa banyak perusahaan yang bisa digiring untuk melantai di bursa saham Indonesia.

"Kami harapkan lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2018, kami capai 57 perusahaan yang listing. Kami harapkan tahun ini bisa lebih dari itu. Berapa tepatnya? Belum bisa bilang, tapi arahnya lebih dari itu (57)," tuturnya di Gedung BEI, Rabu (2/1).

Advertisement

Inarno menjelaskan, untuk mencapai target emiten baru tersebut, BEI telah menyiapkan sejumlah strategi. Itu antara lain adalah melalui program sosialisasi dan edukasi berkesinambungan ke berbagai perusahaan.

"Selain itu, kita juga akan bekerjasama dengan para pemangku kepentingan seperti perusahaan penjamin emisi efek (underwriter), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan, dan Menteri Negara (Meneg) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kita bisa coba, this is the time untuk masuk ke publik," ujarnya.

Sebagai informasi, pada 2018, jumlah korporasi yang melakukan IPO saham meningkat 54 persen menjadi 57 perusahaan ketimbang 37 perusahaan di tahun 2017. Adapun total dana publik yang berhasil dihimpun dari aksi pencatatan perdana saham tersebut mencapai Rp 16,01 triliun sepanjang tahun lalu. Angka itu meningkat 68 persen dibandingkan Rp 9,5 triliun pada 2017.

Advertisement

"Jadi ini merupakan jumlah pencatatan perdana saham tertinggi selama kurun waktu 26 tahun terakhir sejak swastanisasi Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992. Jumlah pencapaian ini juga merupakan yang terbanyak di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2018," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
OJK Minta BEI Dorong Perusahaan Kelas Menengah Lakukan IPO
Awal Tahun 2019 IHSG Menguat 10,4 Poin
Darmin: Percepatan Penyelesaian Transaksi BEI Dahului Negara Lain
Menteri Darmin Nasution Buka Perdagangan IHSG 2019
Perdagangan Saham 2019 Resmi Dibuka, IHSG Menguat di Level 6.204
35 Perusahaan Bermasalah Dapat Tanda Khusus dari BEI

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.