5 Rahasia Orang Kaya Mendidik Anak Menurut Ahli, Termasuk Mengasah Kemampuan Sosialisasi
Dengan pola asuh yang baik mereka meyakini jika sang buah hati dapat ikut mempertahankan kekayaan yang dimilikinya.
Orang kaya menghabiskan lebih banyak uang untuk mengasuh anak. Parah ahli mengatakan, hal ini penting dilakukan untuk menjaga atau melanjutkan kekayaan mereka di masa depan.
Pola asuh anak menjadi hal penting bagi para keluarga kaya. Dengan pola asuh yang baik mereka meyakini jika sang buah hati dapat ikut mempertahankan kekayaan yang dimilikinya.
1. Pendidikan
Melansir laman Yahoo Finance, Jumat (2/5) terdapat rahasia besar dari para orang kaya yang jarang diketahui publik terkait pola asuh yang diterapkan. Rupanya kunci sukses para miliarder dalam mendidik anak agar ikut menjadi kaya ialah dengan tak ragu untuk berinvestasi demi masa depan anak.
"Tidak dapat disangkal bahwa jika menyangkut anak-anak, orang akan menghabiskan banyak uang untuk membesarkan mereka. Dan ini khususnya berlaku bagi orang tua yang kaya," tulis Yahoo Finance.
Di Amerika Serikat, para orang tua yang kaya rela menghabiskan uang hingga USD 2 juta untuk pendidikan bagi satu anak. Nilai ini
setara Rp33 miliar dengan asumsi kurs Rp16.532. Mereka menilai, pendidikan yang berkualitas menjadi fondasi anak dalam mengembangkan pengetahuan anak terkait keuangan.
"Akses gratis ke tempat pendidikan membantu anak-anak kaya membangun koneksi ke perusahaan-perusahaan papan atas atau mengambil risiko kewirausahaan, memastikan kesuksesan karier yang pasti," kata Ahli Keuangan Dominion, Ethan Keller.
Sebaliknya, Keller mengatakan keluarga berpenghasilan menengah menghabiskan rata-rata USD 300.000 untuk biaya pendidikan dasar anak di perguruan tinggi. Dengan kemampuan finansial rendah akan berkolerasi terhadap kualitas pendidikan sang anak.
"Karena jumlah ini tidak mencakup biaya penuh pendidikan tinggi, mahasiswa dibebani dengan pinjaman mahasiswa atau harus memilih lembaga dengan biaya lebih rendah," ucapnya.
2. Kesehatan
Selain pendidikan, rahasia orang tua kaya dalam menciptakan generasi emas ialah berinvestasi pada kesehatan. Mereka tak sungkan menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk biaya asuransi hingga menyewa latihan di pusat kebugaran (gym).
"Saya telah membantu klien yang menghabiskan ribuan dolar setiap tahunnya untuk pelatihan khusus di bidang olahraga atau seni bagi anak-anak mereka, mengembangkan bakat, dan membuka pintu menuju peluang unik," katanya.
3. Kursus
Selanjutnya para orang tua kaya membiasakan anaknya untuk mengikuti les pengembangan diri. Mereka meyakini kursus masih menjadi alternatif terbaik untuk mengasah keterampilan anak.
4. Mengembangkan Kemampuan Sosialisasi
Menurut Presiden Oyer Insurance, Rob Macoviak, orang tua kaya sering kali memiliki sumber daya tak terbatas untuk menyediakan peluang berjejaring yang luas bagi buah hatinya. Mereka dengan senang hati melatih kemampuan bersosialisasi untuk masa depan pengalaman awal karier dalam bekerja. Cara ini biasanya tidak terjangkau oleh keluarga berpenghasilan menengah.
"Ini dapat mencakup magang, pekerjaan pertama melalui koneksi yang mapan, dan bahkan modal awal untuk usaha kewirausahaan," ucapnya.
5. Liburan
Selain pendidikan, orang tua kaya menaruh investasi besar dalam pengalaman yang membentuk masa depan anak-anak mereka.
Adapun cara yang dilakukan ialah dengan rutin melakukan liburan ke berbagai tempat wisata edukatif untuk membuka wawasan sang anak.
"Liburan keluarga mewah ke pusat-pusat budaya, yang menghabiskan biaya hingga $20.000 dan pengalaman di berbagai tempat di dunia dapat memberi anak-anak pandangan dunia yang lebih luas dan koneksi yang berharga," kata Justin Godur, penasihat keuangan dan pendiri Capital Max.