25 Usaha Kota Penyangga Jakarta Ikut Program UMKM Naik Kelas
Program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah yang menempatkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Indonesia Financial Group (IFG), bagian dari Danantara Indonesia, meluncurkan program KolaborAKSI: UMKM Naik Kelas, Semua Berdaya sebagai bentuk komitmen mendukung ekonomi inklusif.
Program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah yang menempatkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Kolaborasi dilakukan bersama inisiatif sosial BerdayaBareng, yang sejak 2024 telah memberdayakan pelaku UMKM perempuan dan penyandang disabilitas di Labuan Bajo.
Tahun ini, program diperluas ke kota penyangga Jakarta dengan melibatkan 25 pelaku UMKM dari Bekasi, Depok, Bogor, dan Tangerang.
Selama lima bulan, peserta mendapatkan pelatihan bisnis digital, pelayanan pelanggan, bahasa Inggris, hingga public speaking.
Selain itu, disediakan pendampingan legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi peserta terpilih.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan pentingnya mendukung UMKM inklusif.
“Perempuan dan penyandang disabilitas memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan pendampingan yang tepat, mereka tidak hanya naik kelas, tetapi juga mendapat peluang lebih luas masuk ke rantai bisnis yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (25/9).
IFG menargetkan program ini mampu meningkatkan pendapatan peserta hingga 20 persen, memperluas basis pelanggan minimal 15 persen, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan dalam dunia usaha.
Inklusivitas juga diperkuat lewat peran mentor dari Srikandi IFG dan IFG Disability Community.
Dengan semangat “UMKM Naik Kelas, Semua Berdaya”, IFG menegaskan bahwa komitmen ESG bukan sekadar kepatuhan, tetapi aksi nyata untuk memperkuat ekosistem usaha inklusif dan mendukung agenda pembangunan nasional.