LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Sering Dikonsumsi Sehari-hari, Makanan Ini Justru Menjadi Penyebab Kanker Usus Besar

Apa saja jenis makanan yang dapat memicu terjadinya kanker usus besar? Berikut adalah penjelasan secara mendetail!

Senin, 28 Apr 2025 11:35:14
kanker usus besar
Ilustrasi fast food. (c) VadimVasenin/Depositphotos.com (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Terdapat berbagai jenis kanker yang harus diwaspadai di seluruh dunia, salah satunya adalah kanker kolorektal. Menurut Dokter Spesialis Bedah - Subspesialis Bedah Digestif di RS EMC Pulomas, Seno Budi Santoso kanker kolorektal adalah salah satu jenis kanker yang cukup umum dan sangat dipengaruhi oleh pola makan serta gaya hidup individu.

Selain itu, dr. Seno juga menjelaskan beberapa jenis makanan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker kolorektal jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan atau secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.

Oleh karena itu, menjaga pola makan yang sehat dan seimbang menjadi sangat penting untuk menurunkan risiko terkena penyakit ini. Pertanyaannya adalah, makanan apa saja yang bisa menjadi pemicu kanker kolorektal? Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai hal tersebut!

Makanan yang Telah Melalui Proses Pengolahan

Penyebab Kanker Usus Besar

Menurut dr. Seno, makanan yang telah diproses, seperti sosis, nugget, bacon, dan ham, adalah salah satu faktor utama yang dapat memicu kanker usus besar. Pengawetan makanan tersebut sering kali menggunakan bahan kimia seperti nitrat dan nitrit, yang berpotensi berubah menjadi senyawa karsinogenik di dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging olahan secara teratur dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, karena bahan kimia ini dapat merusak sel-sel di dinding usus.

Advertisement

Daging Merah

Dr. Seno juga mengungkapkan daging merah, seperti sapi, kambing, dan babi, bisa meningkatkan risiko kanker usus besar jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Ketika daging merah dimasak pada suhu tinggi, seperti dipanggang atau digoreng, senyawa berbahaya seperti hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan amina heterosiklik (HCA) dapat terbentuk. Senyawa-senyawa ini bersifat karsinogenik dan dapat memicu pertumbuhan sel kanker di usus besar. Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah dan mengimbanginya dengan asupan serat dari sayuran dan buah-buahan.

Makanan Tinggi Gula dan Lemak Trans

Selain itu, dr. Seno mengatakan makanan yang mengandung gula dan lemak trans tinggi juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker usus besar. Makanan cepat saji, camilan kemasan, kue, dan minuman manis memiliki kandungan gula dan lemak yang berlebihan, yang dapat menyebabkan peradangan kronis dalam tubuh. Peradangan ini berpotensi merusak sel-sel usus dan meningkatkan kemungkinan pertumbuhan sel kanker. Pola makan yang kaya lemak dan gula juga sering kali berhubungan dengan obesitas, merupakan salah satu faktor risiko utama kanker usus besar.

Advertisement

Kurangnya Asupan Serat

Di samping itu, menurut dr. Seno rendahnya konsumsi serat dalam pola makan sehari-hari juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi risiko kanker usus besar. Makanan yang rendah serat, seperti nasi putih, roti putih, atau produk olahan lainnya, dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan tinja lebih lama berada di usus besar. Hal ini meningkatkan paparan usus terhadap zat-zat beracun, sehingga risiko terjadinya kanker menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, makanan yang kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh, dapat membantu memperlancar pencernaan dan membersihkan usus dari zat-zat berbahaya.

Advertisement

Langkah untuk Mengurangi Risiko Terkena Kanker Usus

Untuk mengurangi kemungkinan terkena kanker usus besar, dr. Seno mengatakan pentingnya menghindari atau membatasi konsumsi makanan tertentu. Mengadopsi pola makan yang sehat dengan meningkatkan asupan makanan kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta mengurangi daging olahan dan makanan yang tinggi lemak trans, dapat berkontribusi pada kesehatan usus besar. Selain itu, menjaga berat badan yang ideal, rutin berolahraga, serta menjauhi kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dapat secara signifikan menurunkan risiko kanker usus besar.

Berita Terbaru
  • Jelang Muktamar NU ke-35, Kiai dan Aktivis Nahdliyin Ingatkan Jangan Salah Pilih Pemimpin
  • Produksi Sumur Rakyat Tembus 1.500 Barel Minyak per Hari, Bos SKK Migas Optimis Produksi Terus Meningkat
  • Keliling Daerah, Jokowi Minta Tak Disambut Seperti Pejabat
  • Feri Amsari Diperiksa Polisi Sebagai Terlapor Kasus Dugaan Penghasutan, Empat Jam Dicecar 25 Pertanyaan
  • Keluarga Kacab Bank Kecewa Vonis Dijatuhkan Terhadap Tiga TNI, Desak Oditur Ajukan Banding
  • berita paham
  • kanker usus besar
  • konten ai
  • makanan olahan
  • makanan sehat
  • trending ai
Artikel ini ditulis oleh
Editor Desi Aditia Ningrum
I
Reporter Iwan Tantomi
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.