Saat Cek Anggota, Sang Kolonel Tiba-tiba Colek-colek Pipi Prajurit Sebut Tidak Lucu 'Menggemaskan Gitu Loh'
Seorang komandan mengecek anggotanya dan colek-colek pipi.
Seorang komandan TNI berkewajiban memastikan anggotanya untuk selalu siap dalam menjalankan tugas. Salah satunya adalah memeriksa kerapian, dan kesiapan saat hendak peralihan piket jaga setiap hari.
Hal itulah yang dilakukan oleh Kolonel Kohir di Batalyon Infanteri 527/Baladibya Yudha atau Yonif 527/BY. Momen itu diunggah dalam sebuah video di channel Youtube TNI IN ACTION.
Kolonel Kohir memeriksa satu persatu anak buahnya yang sedang berjaga. Salah satunya bahkan ada yang sampai dicolek-colek pipinya dan sebut bahwa anak buahnya tidak lucu sama sekali. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.
Kolonel Cek Anggota
Dalam video yang telah ditonton oleh 15 ribu orang lebih di Youtube itu memperlihatkan seorang Kolonel Kohir, yang datang dan terjun langsung untuk memeriksa anak buahnya yang sedang bertugas.
Ia turun dari mobil dan langsung meminta anak buahnya untuk memanggil prajurit yang sedang berjaga. Satu persatu prajurit itu datang menghadap ke Kolonel Kohir dengan sikap siap dan senjata yang lengkap
“Eh yang jaga suruh sini dulu. Suruh sini semua dulu. Iya sini dulu, bawa senjatanya sini. Ayo cepat ayo,” ucap Kolonel Kohir.
Satu persatu anggota yang sedang berjaga akhirnya berkumpul dan Kolonel Kohir memeriksa mereka satu-persatu. Mulai dari kerapian, hingga latar belakang pendidikan di dunia militer.
Colek-colek Pipi Anggota
Momen ini terjadi saat Kolonel Kohir memeriksa prajurit yang kedua. Prajurit yang tidak diketahui namanya itu dianggap oleh sang komandan tidak rapi. Terutama pada bagian wajah, khususnya di pipi.
“Kok nggak rapi. Jaga satri itu, ini kamu sudah jaga ini loh. Jaga satri itu kalau ngecek dari kepala sampai ke kaki. Jadi pada saat sebelum serah terima jaga itu kan ada pengecekan dulu. Kerapian, pengecekan kelengkapan, kebersihan senjata, kan gitu protapnya. Ya kan? Itu dilakukan. Jadi nggak ada lagi itu yang kayak gini,” ucap komandan.
Komandan menilai bahwa anak buahnya memiliki pipi yang tembem dan terlalu besar. Oleh karena itu, ia mengatakan jika pipi yang tembem itu tidak lucu bisa jadi lucu menurut sang istri, tapi tidak menurut komandan.
“Kamu sudah keluarga belum?” tanya komandan.
“Siap sudah,” jawab prajurit.
“Kalau sama istrimu kau dilucu-lucuin gini. Tapi kalau sama saya nggak lucu ini, menggemaskan,” ucap komandan sambil memegang pipi anak buah.