Ratusan Anggota TNI Getarkan Prancis, Teriak Yel-Yel Sangar Bersiap Jadi Tamu Kehormatan Bastille Day Bareng Prabowo
Dalam latihan upacara di agenda Bastille Day 14 Juli mendatang, para punggawa ibu pertiwi ini beraksi dengan begitu menakjubkan.
Ratusan anggota TNI mengikuti latihan upacara untuk mengikuti agenda Bastille Day yang akan digelar 14 Juli mendatang di Prancis.
Tampil penuh percaya diri, ratusan tentara ini menyanyikan yel-yel dengan sangar saat berlatih di jantung kota Paris, Prancis pada Rabu (9/7) kemarin. Suara lantang pasukan TNI tersebut beradu kompak dengan gerakan seperti menghentakkan kaki hingga memukul dada.
Seperti apa aksi ratusan prajurit TNI di negeri Menara Eiffel itu? Simak ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom.
Pasukan TNI Gladi Resik
Melansir dari kemhan.go.id, lebih dari 450 prajurit TNI mengikuti latihan hari ke-3 jelang peringatan Hari Nasional Bastille Day di Paris, Prancis. Kontingen Indonesia yang tergabung dalam Satgas Patriot II tampil percaya diri di barisan pertama dari sejumlah kontingen negara lain.
Di akhir momen latihan, ada hal menarik yang terjadi. Kontingen Indonesia ini dengan keras meneriakkan yel-yel ‘TNI Prima!’ dengan kompak. Menggunakan seragam loreng, mereka tampak menggetarkan lingkungan Champs-Elyses.
Mereka berulang kali melakukan gerakan penuh semangat seperti menghentakkan kaki hingga bertepuk tangan saat menyanyikan yel-yel.
Yel-yel tersebut membangkitkan semangat dan motivasi para anggota TNI yang masuk dalam kontingen Satgas Patriot II itu.
Diundang Prancis
Komandan Kontingen Delegasi TNI Brigjen TNI Ferry Irawan pun turut angkat bicara mengenai kehadiran pasukan TNI di momen istimewa Prancis.
Menurut Ferry, hal ini merupakan wujud komitmen serta penghargaan dari negara Prancis terhadap Indonesia. Diungkapnya, baik Indonesia maupun Prancis kini tengah menjadi negara yang menjunjung tinggi perdamaian dunia.
“Bagi kami, ini merupakan suatu kerjasama militer maupun diplomasi negara yang sangat penting dan bersejarah. Ini menunjukkan komitmen kerjasama yang kuat antara negara Prancis dan Indonesia yang sama-sama menjunjung solidaritas dan perdamaian dunia. Dan ini juga menunjukkan penghargaan bagi bangsa Indonesia maupun TNI dari Prancis yang meminta kami untuk hadir,” tegas Ferry seperti yang tampak dalam video kanal YouTube MerdekaDotCom.
Seperti diketahui, Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya secara khusus juga mengundang Presiden Prabowo Subianto sebagai tamu kehormatan dalam perayaan tersebut. Keduanya bertemu di Jakarta pada akhir Mei dalam kunjungan Macron ke Asia Tenggara.
Kerja sama militer antara Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dan Prancis berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dimulai pada tahun 2019 ketika Prabowo menjadi menteri pertahanan. Indonesia bahkan membeli jet tempur Dassault Rafale dari Prancis.
Mengenal Bastille Day di Prancis
Sementara itu, Bastille Day atau Hari Bastille sendiri merupakan salah satu hari nasional di Prancis yang diperingati setiap tanggal 14 Juli sejak Revolusi Prancis tahun 1789 silam. Peringatan yang disebut dengan Le quatorze juillet ini tak lain merayakan momen penyerbuan Bastille, benteng penjara yang merupakan simbol pemberontakan dari kekuasaan monarki.
Penyerbuan tersebut memicu revolusi rakyat yang menuntut kebebasan, persamaan, dan persaudaraan. Nilai-nilai itu kini menjadi fondasi republik modern Prancis yang demokratis dan sekuler.
Parade Bastille Day tahun ini diketahui bakal melibatkan kontingen militer dari beberapa negara sahabat undangan Prancis. Di antaranya Indonesia, Belgia, Finlandia, Luksemburg, Jerman, Italia, dan Amerika Serikat.
Kehadiran dari perwakilan negara ini menunjukkan urgensi kerjasama pertahanan di tengah dinamika geopolitik global yang terus berjalan.