Pria ini Meninggal Gara-Gara 10 Tahun Pakai Termos Berkarat
Setelah menggunakan termos berkarat selama sepuluh tahun, pria ini meninggal akibat keracunan timbal.
Seorang pria di Taiwan meninggal dunia akibat dugaan keracunan timbal setelah menggunakan termos berkarat selama lebih dari sepuluh tahun, meskipun sudah terlihat adanya kerusakan pada logam wadah tersebut. Kematian yang tragis ini menjadi peringatan bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan alat penyimpanan minuman sehari-hari, seperti yang dilaporkan oleh Oddity Central pada Kamis (26/6/2025).
Menurut informasi dari media lokal, pria tersebut mulai merasakan gangguan kesehatan sekitar setahun yang lalu, hingga akhirnya didiagnosis dengan infeksi paru-paru yang parah. Hasil tes darah menunjukkan bahwa ia telah terpapar logam berat dalam waktu yang lama. Saat para dokter menyelidiki kemungkinan sumber kontaminasi, mereka menemukan bahwa pasien menggunakan termos yang sama setiap hari selama lebih dari satu dekade, meskipun bagian dalamnya sudah terlihat berkarat. Ia sering menggunakannya untuk menyimpan minuman asam seperti kopi, teh, jus, dan bahkan soda, yang dapat mempercepat proses peluruhan logam.
Walaupun menyadari termos tersebut sudah tampak rusak dan jelas tidak terbuat dari bahan antikarat, pasien tetap menggunakannya dan hanya membilasnya setelah selesai digunakan. Tidak ada kepastian mengenai kapan termos tersebut mulai melepaskan partikel logam berat ke dalam minumannya, tetapi saat ia dirawat di rumah sakit, keracunan logam telah menggerogoti sistem imunnya secara signifikan.
Usaha Medis Tidak Berhasil Menyelamatkan
Usaha medis tidak berhasil menyelamatkannya. Dia pun meninggal dunia akibat pneumonia kurang dari satu tahun setelah diagnosis awal. Dokter yang menangani kasus ini memperkirakan racun dari termos mungkin terakumulasi secara bertahap, terutama saat digunakan untuk minuman berkarbonasi seperti cola yang dapat mempercepat reaksi kimia pada logam.
Kasus ini segera menarik perhatian publik di Taiwan. Media dan pihak berwenang kesehatan menyebarluaskan cerita ini sebagai peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap kebersihan serta bahan yang digunakan dalam perlengkapan makan dan minum. Para ahli kesehatan merekomendasikan agar masyarakat memilih termos yang terbuat dari bahan baja tahan karat 304 dan menghindari penggunaannya untuk menyimpan minuman asam secara terus-menerus.
Pentingnya pembersihan yang menyeluruh juga tidak bisa diabaikan, dan disarankan untuk mengganti termos setiap dua hingga tiga tahun guna menghindari risiko kesehatan jangka panjang. Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan menjaga kesehatan mereka dari potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan perlengkapan makan dan minum yang tidak tepat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4213792/original/028780800_1667475684-ginjal_akut_2.jpg)