LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Operasi Keselamatan 2025 Mulai Dilakukan, Catat Jenis Pelanggaran Utama yang Jadi Target

Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2025 berlangsung 10-23 Februari 2025 di seluruh Indonesia dengan fokus penindakan 11 pelanggaran utama.

Senin, 10 Feb 2025 15:10:00
operasi keselamatan
Ilustrasi operasi Korlantas Polri. (Foto: Merdeka.com/Imam Buhori)
Advertisement

Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2025 resmi digelar serentak di seluruh Indonesia mulai 10 hingga 23 Februari 2025. Operasi selama 14 hari ini diinisiasi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk meningkatkan kepatuhan dan keselamatan di jalan raya.

Sasaran utamanya adalah pembentukan budaya tertib berlalu lintas yang mencerminkan budaya bangsa Indonesia. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat.

Operasi ini melibatkan 1.675 personel gabungan dari kepolisian, TNI dan pemerintah daerah. Di mana, fokus utamanya adalah menekan angka pelanggaran lalu lintas dan mengurangi kecelakaan dengan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.

Lantas bagaimana informasi selengkapnya? Melansir dari berbagai sumber, Senin (10/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

Advertisement
Operasi Keselamatan 2025. Foto: Instagram/@korlantaspolri.ntmc

Sasaran Operasi dan Jenis Pelanggaran

Operasi ini menargetkan 11 jenis pelanggaran utama. Ke-11 Pelanggaran tersebut antara lain:

  1. Penggunaan helm tidak sesuai standar SNI
  2. Melawan arus lalu lintas
  3. Penggunaan telepon genggam saat berkendara
  4. Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba
  5. Melebihi batas kecepatan
  6. Pengendara di bawah umur atau tanpa SIM
  7. Kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis (termasuk knalpot brong)
  8. Menerobos lampu merah
  9. Berkendara tanpa sabuk keselamatan
  10. Boncengan lebih dari satu orang (pada kendaraan yang tidak diperbolehkan)
  11. Balap liar

Selain itu, pelanggaran marka jalan dan berhenti sembarangan juga menjadi fokus penindakan.

Advertisement

Meskipun tilang elektronik (ETLE) sudah diterapkan secara luas, penindakan manual tetap dilakukan untuk pelanggaran tertentu yang sulit dideteksi oleh sistem ETLE. Seperti penggunaan pelat nomor tidak standar atau penggunaan lampu strobo yang tidak sesuai aturan.

Strategi Operasi dan Peran Teknologi

Operasi Keselamatan 2025 menggabungkan penindakan tegas dengan pendekatan humanis dan edukatif. Polri mengerahkan personel gabungan TNI-Polri, misalnya di Polda Metro Jaya yang menerjunkan sekitar 1.675 personel.

Teknologi ETLE, baik ETLE statis maupun ETLE mobile, dimaksimalkan untuk meningkatkan efektivitas penindakan dan mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.

ETLE diharapkan dapat memberikan bukti pelanggaran yang lebih akurat dan mempercepat proses penilangan.

Kombinasi penindakan tegas, edukasi publik, dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan dan mengurangi angka kecelakaan. Partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas sangat penting untuk keberhasilan operasi ini.

Titik Rawan Kecelakaan dan Persiapan Operasi Ketupat

Beberapa titik rawan kecelakaan (black spot) telah diidentifikasi, termasuk di Tol Cipularang (KM 92, KM 93, dan KM 100). Kawasan ini menjadi perhatian utama sebelum Operasi Ketupat 2025 dimulai.

Mengingat peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran. Operasi Keselamatan 2025 diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman menjelang Operasi Ketupat.

Target dan Lokasi Operasi

Operasi Keselamatan 2025 dilakukan di seluruh Indonesia. Sebagai contoh, di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Di mana, operasi melibatkan ribuan personel gabungan.

Advertisement

Lokasi-lokasi strategis, termasuk jalur-jalur utama seperti dari Tanjung Priok hingga Bandara Soetta menjadi fokus pengawasan.

Berita Terbaru
  • Kolaborasi BTN-InJourney Destination Management Majukan Pariwisata Indonesia
  • Kemlu Selidiki 3 Orang Ditangkap di Makkah, Diduga WNI Terkait Haji Ilegal
  • Viral Dugaan Pungli Polisi ke WNA di Bali, ini Klarifikasi Kapolres Badung
  • Fakta Baru Terungkap, Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Kerja Saat Kecelakaan
  • Rekomendasi Tontonan Akhir Pekan Ini: 3 Drama China Terbaik dengan Genre Fantasi Hingga Sejarah
  • berita update
  • etle
  • etle mobile
  • keselamatan jalan
  • konten ai
  • lalu lintas
  • nais
  • operasi keselamatan
  • operasi keselamatan 2025
  • polri
  • trending
  • viral
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
T
Reporter Tantiya Nimas Nuraini
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.