LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

'Menggunakan Mukena Tidak Wajib saat Melaksanakan Shalat'

Menurut Buya Yahya yang terpenting adalah menutup aurat saat sholat, bukan hanya sekadar menggunakan mukena.

Senin, 30 Sep 2024 14:39:18
sholat
Ulama kharismatik sekaligus Pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya. (YouTube Al Bahjah TV) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

KH Yahya Zainul Ma'arif, atau lebih dikenal dengan sebutan Buya Yahya, memberikan penjelasan mengenai aturan pelaksanaan sholat bagi wanita, terutama berkaitan dengan penggunaan mukena. Banyak yang mempertanyakan, apakah perempuan diwajibkan untuk mengenakan mukena saat sholat?

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menegaskan bahwa penggunaan mukena tidaklah wajib saat sholat. Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di kanal YouTube @Albahjah TV.

"Siapa yang mengatakan bahwa sholat harus menggunakan mukena?" tanya Buya Yahya saat memulai penjelasannya.

Dia mengungkapkan adanya kesalahpahaman mengenai keharusan mengenakan mukena saat sholat. Menurutnya, yang paling penting adalah menutupi aurat saat melaksanakan sholat, bukan semata-mata hanya menggunakan mukena.

Advertisement

Menggunakan Sarung Diperbolehkan, Asal Menutupi Aurat

Ulama kharismatik sekaligus Pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya. (YouTube Al Bahjah TV) © 2024 Liputan6.com

Selanjutnya, Buya Yahya mengungkapkan wanita memiliki banyak pilihan pakaian yang dapat dengan baik menutupi aurat.

"Sejak kapan sholat harus menggunakan mukena? Yang penting adalah menutup aurat," katanya.

Advertisement

Menurutnya ada berbagai alternatif yang bisa dipilih oleh perempuan saat melaksanakan ibadah sholat. Buya Yahya memberikan contoh spesifik mengenai jenis pakaian yang bisa digunakan. Dia menyebutkan bahwa wanita dapat mengenakan sarung, dan suaminya juga dapat menggunakan sarung dengan cara yang sesuai.

"Sarung bisa dipakai di kaki, sarung untuk perut, dan sarung untuk kepala," jelasnya, menegaskan bahwa penggunaan sarung dengan benar sudah cukup untuk menutupi aurat saat sholat.

Selain itu, Buya Yahya juga mengatakan bahwa pakaian lain, seperti baju longgar, juga diperbolehkan selama memenuhi kriteria menutup aurat.

"Tidak perlu menggunakan mukena, baju seperti ini sudah memadai," ujarnya.

Ia menegaskan selama aurat tertutup dengan baik, sholat tetap sah. Dalam penjelasannya, Buya Yahya juga mengingatkan agar perhatian diberikan pada bagian kaki.

"Cukup pakai kaos kaki karena kaki tidak boleh terlihat," tegasnya.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesopanan dalam berpakaian saat melaksanakan sholat. Buya Yahya menegaskan bahwa banyak wanita merasa tertekan dengan anggapan bahwa mereka harus mengenakan mukena.

Pastikan TetapSholat Meski Tak Memiliki Mukena

Ulama kharismatik sekaligus Pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya. (YouTube Al Bahjah TV) © 2024 Liputan6.com

Menurutnya, situasi ini dapat menimbulkan kesalahpahaman dan ketidaknyamanan saat beribadah.

"Tidak ada kebutuhan untuk merasa tertekan dalam menggunakan mukena," katanya.

Buya Yahya berharap masyarakat menyadari bahwa inti dari sholat adalah kekhusyukan dan niat, bukan hanya sekadar alat atau pakaian yang dikenakan.

"Yang utama adalah niat dan kekhusyukan yang perlu ditekankan," tambahnya.

Ia mengajak setiap individu untuk lebih memfokuskan diri pada kualitas ibadah mereka. Dalam hal ini, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa banyak perempuan di luar sana yang mungkin tidak memiliki mukena. Oleh karena itu, mereka tidak seharusnya merasa tidak sah untuk melaksanakan sholat hanya karena ketidakadaan mukena.

"Jangan sampai ada yang merasa tidak bisa sholat hanya karena tidak memiliki mukena," ujarnya.

Di akhir penjelasannya, Buya Yahya menekankan bahwa sholat adalah ibadah yang sangat penting, dan cara pelaksanaannya seharusnya tidak memberatkan seseorang.

"Sholat harus dilakukan dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur," tambahnya.

Pernyataan Buya Yahya ini menjadi sangat relevan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat mengenai pelaksanaan sholat bagi perempuan. Dengan pemahaman yang tepat, diharapkan suasana beribadah akan menjadi lebih nyaman dan tenang untuk semua orang. Buya Yahya berharap semua perempuan dapat melaksanakan ibadah sholat dengan baik, tanpa memandang alat atau pakaian yang mereka kenakan.

Advertisement

"Yang terpenting adalah kita menjalankan sholat dengan sebaik-baiknya," tutupnya.

Berita Terbaru
  • Ahmad Husein Terharu Lihat Mantan Bupati Sudewo Masuk Mobil Tahanan
  • Diduga Aniaya Warga, Polsek Moncongloe Evakuasi Rumah Terduga Pelaku saat Dikepung Warga
  • Nilai TKA Jadi Faktor Utama Seleksi, SPMB SMAN 1 Semarang Gunakan Bobot 50 Persen
  • Pemerintah Lanjutkan Bansos Pangan untuk 33,24 Juta Penerima Mulai Juli
  • Dishub DKI Tegaskan Parkir di Jalan Mayjen Sutoyo Masih Diperbolehkan dengan Ketentuan Tertentu
  • buya yahya
  • ceramah buya yahya
  • konten ai
  • nasihat buya yahya
  • sholat
  • trending ai
Artikel ini ditulis oleh
Editor Desi Aditia Ningrum
D
Reporter Desi Aditia Ningrum
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.