LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

KSAD Jenderal Maruli: Begal itu Jadi Takut karena Ada Tentara

Menurutnya, kehadiran prajurit di suatu wilayah lebih berfungsi sebagai langkah pencegahan yang dapat menimbulkan efek gentar bagi pelaku kejahatan.

Rabu, 10 Jun 2026 13:23:28
ksad jenderal maruli simanjuntak
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan rekrutmen prajurit TNI AD bebas biaya dan transparan. Temukan bagaimana proses seleksi ini membuka peluang bagi semua! (Merdeka.com)
Advertisement

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan TNI tidak memiliki tugas khusus untuk memberantas aksi begal. Menurutnya, kehadiran prajurit di suatu wilayah lebih berfungsi sebagai langkah pencegahan yang dapat menimbulkan efek gentar bagi pelaku kejahatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Enggak, siapa yang ngurus begal? Enggak ada yang ngurus begal. Begal itu jadi takut karena ada tentara, gitu lho. Bukan ngurus-ngurusin," kata Maruli.

Kehadiran TNI untuk Mencegah Kejahatan

Maruli menjelaskan, keberadaan prajurit TNI di tengah masyarakat bukan bertujuan melakukan penindakan terhadap pelaku begal, melainkan memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal.

Advertisement

Menurutnya, kehadiran tentara di lokasi yang rawan kejahatan dapat membuat pelaku mengurungkan niat untuk beraksi.

"Ada tentaranya di tempat situ, karena ada begal, lihat tentara, enggak jadi. Kayak gitu," kata dia.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa berbagai kegiatan yang dilakukan TNI di lapangan merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat, terutama pada sektor-sektor yang belum sepenuhnya terjangkau oleh kementerian atau lembaga terkait.

"Jadi kita mengerjakan hal-hal yang tidak terjangkau oleh kementerian," sambungnya.

TNI Tidak Lakukan Penegakan Hukum terhadap Sipil

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas juga menegaskan bahwa tidak ada instruksi khusus dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk menggelar operasi pemberantasan begal.

"Tidak ada instruksi khusus dari Panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal. Namun, Beliau menyetujui atau mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya, dengan prinsip kehadiran prajurit di lapangan," ujar Nas kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Menurut Nas, keberadaan prajurit TNI di lapangan merupakan bagian dari upaya membantu kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penanganan tindak pidana tetap menjadi kewenangan aparat kepolisian sebagai penegak hukum.

Advertisement

"TNI tak melakukan tindak penegakan hukum terhadap warga sipil," tutur Nas.

Berita Terbaru
  • APINDO: Perlindungan Pekerja Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja
  • 4 Terdakwa Penyiram Air Keras Andrie Yunus Divonis Mulai dari 3 Tahun Penjara Hingga Dipecat dari TNI
  • KSAD Jenderal Maruli: Begal itu Jadi Takut karena Ada Tentara
  • Ratusan SPPG di Jateng Tutup Sementara, Ternyata karena Ini
  • BI Rate Naik, Bank Mestika Fokus Perbesar Dana Murah untuk Jaga NIM di Level 5%
  • begal
  • berita update
  • ksad jenderal maruli simanjuntak
  • tni
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
D
Reporter Delvira Hutabarat
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.