LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Durasi Waktu Olahraga yang Dibutuhkan agar Panjang Umur, Ketahui juga Tips agar Jadi Rutinitas

Olahraga rutin sangat penting untuk umur panjang. Temukan durasi ideal, frekuensi, dan tips untuk menjadikannya rutinitas berkelanjutan.

Kamis, 13 Feb 2025 14:47:00
olahraga
Ilustrasi jogging di malam hari. (c) microgen/Depositphotos.com (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Olahraga merupakan salah satu kunci untuk mencapai umur panjang dan kesehatan optimal. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang dewasa disarankan untuk melakukan aktivitas fisik minimal 150 hingga 300 menit per minggu dengan intensitas sedang, atau 75 hingga 150 menit dengan intensitas tinggi.

Rekomendasi ini bertujuan untuk membantu individu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperpanjang usia.

Namun, banyak yang masih bertanya-tanya, berapa lama dan seberapa sering kita perlu berolahraga untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi umur panjang?

Durasi dan Frekuensi Olahraga yang Disarankan

Olahraga yang cocok untuk darah rendah (Foto: Freepik.com) © 2025 Fimela.com

WHO merekomendasikan agar setiap sesi olahraga berlangsung sekitar 30 hingga 60 menit, dilakukan 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan melakukan latihan kekuatan otot selama 30 hingga 60 menit per minggu, seseorang sudah dapat merasakan efek positif pada kesehatan jantung dan umur panjang.

Advertisement

Namun, penting untuk diingat bahwa durasi yang ideal dapat bervariasi tergantung pada intensitas olahraga, kondisi fisik individu, serta tujuan yang ingin dicapai, seperti penurunan berat badan.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan sebelum memulai program olahraga baru. Kebugaran fisik yang baik tidak hanya bergantung pada seberapa sering kita berolahraga, tetapi juga pada jenis aktivitas yang kita pilih dan seberapa konsisten kita melakukannya.

Advertisement

Cara agar Olahraga Menjadi Rutinitas

Warga berolahraga sore di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (22/8/2021). TMII kembali dibuka mulai 06.00-18.00 WIB namun terbatas hanya untuk kegiatan berolahraga outdoor at © 2025 Liputan6.com

Membuat olahraga menjadi bagian dari rutinitas harian tidak selalu mudah. Namun, dengan strategi yang tepat, hal ini bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa tips untuk menjadikan olahraga sebagai kebiasaan yang berkelanjutan:

  1. Mulai Perlahan: Jangan langsung memaksakan diri dengan intensitas tinggi. Mulailah dengan aktivitas ringan dan secara bertahap tingkatkan durasi serta intensitasnya.
  2. Buat Olahraga Menyenangkan: Pilih jenis olahraga yang Anda nikmati, seperti berenang, bersepeda, atau menari. Bergabunglah dengan kelas olahraga yang menarik atau ajak teman dan keluarga untuk berolahraga bersama.
  3. Tetapkan Tujuan Realistis: Tentukan tujuan spesifik, misalnya 'berjalan kaki 30 menit setiap hari selama 3 bulan'. Dengan tujuan yang jelas, Anda akan lebih termotivasi.
  4. Buat Jadwal Rutin: Tentukan hari dan waktu tertentu untuk berolahraga dan usahakan untuk konsisten. Masukkan olahraga dalam jadwal harian Anda seperti halnya janji temu penting.
  5. Variasikan Latihan: Gunakan berbagai jenis olahraga untuk mencegah kebosanan dan melatih berbagai kelompok otot. Gabungkan latihan kardio, kekuatan, dan fleksibilitas.
  6. Dengarkan Tubuh Anda: Beri diri Anda istirahat jika diperlukan dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika mengalami cedera atau rasa sakit yang tidak biasa.
  7. Cari Dukungan: Berlatih dengan teman atau keluarga, atau cari bimbingan dari pelatih pribadi untuk meningkatkan motivasi dan konsistensi.
  8. Rayakan Keberhasilan: Berikan penghargaan kepada diri sendiri setelah mencapai target tertentu untuk menjaga motivasi.

Konsistensi adalah kunci untuk mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga. Lebih baik berolahraga dalam durasi yang singkat tetapi rutin, dibandingkan dengan olahraga intensitas tinggi tetapi jarang dilakukan.

Manfaat Olahraga bagi Kesehatan dan Umur Panjang

Warga berolahraga di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/8/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan warga berolahraga di ruang terbuka selama perpanjangan PPKM Level 4 hing © 2025 Liputan6.com

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Menurut CDC, melakukan 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu dapat mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan diabetes.

Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebugaran kardiorespirasi, yang diperoleh dari olahraga teratur, berhubungan langsung dengan kesehatan otak dan daya ingat, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. Olahraga juga berperan penting dalam mempertahankan fungsi fisik dan kognitif seiring bertambahnya usia.

Menjaga berat badan ideal sangat penting untuk penuaan yang sehat dan dapat meningkatkan harapan hidup. Bahkan penurunan berat badan kecil, seperti 5% dari berat badan, dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan.

Ilustrasi olahraga jalan cepat. (Foto oleh RUN 4 FFWPU: https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-orang-laki-laki-pertandingan-maraton-7226772/) © 2025 Liputan6.com

Secara keseluruhan, olahraga teratur adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia. Jalan kaki cepat, jogging, dan berbagai jenis olahraga sederhana lainnya dapat dilakukan tanpa memerlukan akses ke gym atau peralatan mahal.

Yang terpenting adalah menemukan cara untuk bergerak lebih banyak, baik melalui olahraga maupun aktivitas sehari-hari. Dengan memasukkan olahraga ke dalam rutinitas harian, kita tidak hanya mendapatkan manfaat fisik, tetapi juga menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan sehari-hari.

Advertisement

Ingatlah, tantangan terbesar adalah mempertahankan kebiasaan ini dalam jangka panjang.

Berita Terbaru
  • Hakim Semprot Oditur Militer Saksi Kunci Tolak Hadir: Beri Keterangan Kewajiban, Oditur Harus Tegas!
  • OJK Kantongi Dua Paket Calon Direksi BEI, Siapa Mereka?
  • Berawal dari Rasa Penasaran, Pelajar Depok Berhasil Temukan Celah di Sistem NASA
  • Awali Kunjungan Kerja, Mendagri Tito Cek Progres Pusat Pemerintahan Papua Barat Daya
  • Ladang Ganja 20 Hektare Ditemukan di Perbukitan, Polda Sumsel Selidiki Jaringan di Baliknya
  • berita paham
  • konten ai
  • merdekatrend
  • nais
  • olahraga
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
D
Reporter Dani Mardanih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.