LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Baru Sehari Menjabat, Donald Trump Langsung Ubah 80 Kebijakan Joe Biden

Trump membatalkan 80 kebijakan era Biden, termasuk perubahan iklim, regulasi kecerdasan buatan, hingga pengurangan biaya obat resep.

Selasa, 21 Jan 2025 14:49:13
donald trump
Donald Trump berpidato usai pelantikannya sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat. Inaugurasi Trump berlangsung di Rotunda di Gedung Capitol, Washington DC, Senin (20/1/2025). (Do (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Sehari setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melakukan langkah signifikan. Dalam pidato yang disampaikan di Capital One Arena, Washington, ia mengumumkan pencabutan hampir 80 kebijakan penting yang telah ditetapkan oleh pendahulunya, Joe Biden. Tindakan ini merupakan salah satu upaya awal Trump untuk mengarahkan kembali pemerintahan Amerika.

Trump menilai kebijakan yang dikeluarkan era Biden sebagai tindakan yang "merusak dan radikal" yang perlu dihentikan segera. Di antara kebijakan yang dibatalkan terdapat peraturan mengenai perubahan iklim, risiko yang ditimbulkan oleh teknologi kecerdasan buatan, serta pengurangan biaya obat resep. Di samping itu, Trump juga memberlakukan pembekuan terhadap regulasi baru dan proses perekrutan pegawai federal.

"Saya akan mencabut hampir 80 tindakan eksekutif yang merusak dan radikal dari pemerintahan sebelumnya," kata Trump kepada khalayak yang bersorak di Capital One Arena, Washington, setelah pelantikannya pada hari Senin (20/1/2025), dikutip dari Reuters. 

Langkah ini langsung menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan. Pendukung Trump melihat langkah ini sebagai tindakan berani untuk memperbaiki pemerintahan, sedangkan para kritikus berpendapat bahwa kebijakan tersebut berpotensi melemahkan perlindungan lingkungan serta inovasi teknologi di Amerika Serikat. Apa saja kebijakan yang dibatalkan? Dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber, berikut beberapa kebijakan Biden yang dibatalkan oleh penerusnya, Donald Trump.

Advertisement

Regulasi Perubahan Iklim

Salah satu kebijakan penting yang dicabut oleh Trump adalah perintah eksekutif yang berkaitan dengan perubahan iklim. Di bawah pemerintahan Biden, fokus utama pemerintah adalah mengurangi emisi karbon serta memperketat regulasi lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk mencapai target yang ditetapkan dalam perjanjian Paris dan memperlambat laju pemanasan global.

Sebaliknya, Trump melihat kebijakan tersebut sebagai penghalang bagi industri energi di Amerika, khususnya sektor minyak dan gas. Dengan mencabut kebijakan ini, Trump ingin memberikan lebih banyak kebebasan kepada perusahaan energi untuk beroperasi tanpa dibebani oleh regulasi yang ketat. Langkah tersebut diperkirakan dapat meningkatkan aktivitas industri, namun juga menimbulkan kekhawatiran mengenai dampak negatif terhadap lingkungan.

Advertisement

Berbagai kritik datang dari kelompok-kelompok yang peduli lingkungan, yang memperingatkan bahwa pembatalan kebijakan ini dapat memperburuk masalah perubahan iklim di seluruh dunia. Meskipun demikian, Trump tetap berpendapat bahwa tindakan ini sangat penting untuk melindungi perekonomian nasional.

Regulasi Kecerdasan Buatan

Di bawah kepemimpinan Biden, kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu prioritas utama dengan dikeluarkannya kebijakan yang mengatur penggunaannya untuk mencegah risiko yang mungkin timbul. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan penggunaan AI secara etis, terutama dalam bidang keamanan siber dan perlindungan data pribadi.

Namun, kebijakan ini ditentang oleh Trump yang mencabutnya, dengan alasan bahwa hal tersebut merupakan bentuk "overregulasi" yang menghambat inovasi. Menurut Trump, kebijakan AI yang diterapkan di era Biden justru menghalangi kemajuan teknologi di Amerika dan memberikan keuntungan bagi pesaing internasional seperti China. Dengan mencabut kebijakan tersebut, Trump berharap industri teknologi dapat tumbuh lebih cepat tanpa terhambat oleh regulasi yang ketat.

Di sisi lain, penghapusan kebijakan ini dapat membuka peluang untuk penyalahgunaan AI, termasuk risiko yang dapat mengancam privasi individu dan keamanan nasional. Tanpa adanya regulasi yang jelas, kemungkinan terjadinya konflik etis dalam penggunaan AI dapat meningkat secara signifikan.

Regulasi Biaya Obat Resep

Pelantikan Donald Trump di dalam Gedung Capitol hari ini yang merupakan pertama kali dalam 40 tahun terakhir upacara pelantikan Presiden Amerika Serikat. (Jim WATSON/AFP) © 2025 Liputan6.com

Di era kepemimpinan Biden, terdapat fokus yang signifikan untuk mengurangi biaya obat resep bagi masyarakat Amerika. Kebijakan ini ditujukan untuk memberikan bantuan kepada keluarga berpenghasilan rendah serta mengurangi pengaruh besar perusahaan farmasi dalam penetapan harga obat.

Namun, mantan Presiden Trump memandang kebijakan ini sebagai intervensi yang tidak diperlukan dalam pasar bebas. Dengan menghapus kebijakan tersebut, Trump berargumen bahwa perusahaan farmasi akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam menentukan harga. Ia percaya bahwa langkah ini akan mendorong persaingan dan inovasi di bidang kesehatan.

Penghapusan Hak Istimewa Kerja Jarak Jauh

Selama masa pandemi COVID-19, pemerintahan Biden menerapkan kebijakan yang memberikan fleksibilitas dalam kerja jarak jauh bagi pegawai federal. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menjaga produktivitas kerja tanpa mengorbankan kesehatan para pegawai.

Namun, pemerintahan Trump membatalkan kebijakan tersebut dan menginstruksikan semua pegawai federal untuk kembali bekerja di kantor selama lima hari dalam seminggu. Ia berpendapat bahwa kebijakan tersebut diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan pengawasan di tempat kerja. Menurut Trump, "Hak istimewa era COVID" ini hanya akan memperburuk disiplin kerja dalam sektor pemerintahan.

Pembekuan Regulasi dan Perekrutan

Pelantikan Donald Trump di dalam Gedung Capitol hari ini yang merupakan pertama kali dalam 40 tahun terakhir upacara pelantikan Presiden Amerika Serikat. (Jim WATSON/AFP) © 2025 Liputan6.com

Trump juga mengumumkan bahwa regulasi dan perekrutan baru di pemerintahan federal akan dibekukan. Langkah ini diambil untuk mencegah birokrat yang ditunjuk oleh Biden dari menerapkan aturan baru yang dianggap tidak relevan.

"Kami hanya akan mempekerjakan orang-orang yang kompeten dan setia kepada masyarakat Amerika," kata Trump dalam pidatonya.

Dalam perintah eksekutif yang ditandatangani, pemerintah diberikan waktu selama 120 hari untuk merancang ulang rencana perekrutan pegawai. Tujuan dari langkah ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan bahwa setiap pegawai yang direkrut memiliki kualitas terbaik.

Namun, keputusan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi kekurangan tenaga kerja di sektor publik.

Apa kebijakan perubahan iklim yang dibatalkan oleh Trump?

Trump telah membatalkan peraturan ketat yang berkaitan dengan emisi karbon serta perlindungan lingkungan. Peraturan tersebut sebelumnya diperkenalkan oleh Biden sebagai upaya untuk mencapai target dalam perjanjian Paris.

Mengapa kebijakan AI era Biden dibatalkan?

Trump menganggap regulasi AI di era Biden sebagai hambatan inovasi dan membatalkannya untuk mempercepat pengembangan teknologi di Amerika.

Apa dampak pembatalan kebijakan biaya obat resep?

Pembatalan ini dapat berakibat pada peningkatan harga obat resep, yang akan memberikan beban tambahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada kebijakan tersebut.

Advertisement

Bagaimana pegawai federal terpengaruh oleh kebijakan Trump?

Pekerja federal diwajibkan untuk kembali ke kantor dengan jadwal lima hari dalam seminggu. Selain itu, adanya pembekuan dalam proses perekrutan menyebabkan ketidakpastian terkait keamanan pekerjaan mereka.

Berita Terbaru
  • 5 Bentuk Pelanggaran HAM di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
  • FOTO: Evakuasi Dramatis Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
  • Cerita Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Bikin Sesak, Ada yang Kemaluan Anaknya Sakit
  • Ammar Zoni Siapkan Langkah Banding dan PK, Krisna Murti Jadi Pengacara Baru
  • Kecelakaan KA Argo Bromo Diselidiki, KNKT Turun Tangan
  • berita update
  • donald trump
  • joe biden
  • konten ai
  • news oke
Artikel ini ditulis oleh
Editor Ricka Milla Suatin
R
Reporter Rizka Nur Laily Muallifa, Alieza Nurulita
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.