Aksi Keji Penumpang Begal Ojek Siang Bolong, Korban Kritis Berkali-kali Ditusuk
Dua orang pelaku, seorang pria dan wanita, datang dan meminta diantar ke Desa Tanjung Lontar, Lahat.
Seorang pengemudi ojek berinisial SA (48) mengalami kondisi kritis setelah menjadi korban pembegalan oleh dua orang pelaku yang menyamar sebagai penumpang. Polisi saat ini masih memburu kedua pelaku yang melarikan diri dengan membawa sepeda motor korban.
Peristiwa itu bermula ketika korban sedang menunggu penumpang di Terminal Labuai Bandung, Muara Enim, Sumatra Selatan, pada Sabtu (18/4). Dua orang pelaku, seorang pria dan wanita, datang dan meminta diantar ke Desa Tanjung Lontar, Lahat.
Setibanya di lokasi tujuan, kedua pelaku tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam. Serangan brutal tersebut menyebabkan korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, termasuk kepala, dada, kaki, dan tangan.
Korban Luka Parah, Pelaku Bawa Kabur Motor
Dalam kondisi terluka parah, korban tidak mampu melawan. Pelaku kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat.
Warga yang menemukan korban segera memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban mengalami banyak luka tusuk akibat dibegal penumpangnya sendiri, pelaku dua orang," ungkap Kasatreskrim Polres Lahat AKP Ridho Pradani, Senin (20/4).
Polisi Buru Pelaku
AKP Ridho Pradani menjelaskan bahwa kedua pelaku diduga sengaja memanfaatkan kondisi korban yang sendirian. Meski kejadian berlangsung pada siang hari di jalan umum, pelaku tetap nekat melakukan aksi kekerasan.
"Modusnya pura-pura jadi penumpang, korban tidak menyadari posisinya dalam bahaya," kata Ridho.
Saat ini, Polres Lahat tengah berkoordinasi dengan Polres Muara Enim untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Aparat juga melakukan penyekatan kendaraan di sejumlah titik untuk mempersempit ruang gerak pelaku.