vivo Resmikan Laboratorium Robotika, Fokus ke Sektor Rumah Tangga
Inisiatif ini diumumkan dalam ajang Forum Boao untuk Asia 2025 yang berlangsung di Hainan, Tiongkok
vivo resmi mendirikan vivo Robotics Lab, sebuah pusat riset baru yang difokuskan untuk mengembangkan robotika konsumen, dengan tujuan membawa kecanggihan teknologi ke kehidupan sehari-hari.
Inisiatif ini diumumkan dalam ajang Forum Boao untuk Asia 2025 yang berlangsung di Hainan, Tiongkok, menandai langkah strategis vivo dalam eksplorasi dunia robotika dan realitas campuran.
Berbeda dari pendekatan industri yang umumnya menyasar sektor komersial dan manufaktur, vivo menempatkan fokus pada pengembangan robot rumah tangga berbasis AI dan teknologi spasial.
Dengan dukungan teknologi internal seperti BlueTech, termasuk pemrosesan gambar canggih, model AI skala besar, serta platform realitas campuran vivo Vision, vivo berambisi menciptakan "otak" dan "mata" bagi robot masa depan.
“Laboratorium robotika ini adalah langkah awal kami untuk menjembatani dunia digital dan fisik. Kami ingin menghadirkan teknologi dari laboratorium langsung ke rumah tangga, bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk memberikan nilai kemanusiaan yang nyata,” ujar Hu Baishan, Executive Vice President dan Chief Operating Officer vivo, yang juga menjabat sebagai Presiden vivo Central Research Institute, Jumat (28/3).
Hu menambahkan bahwa vivo melihat peluang besar dalam adopsi teknologi seperti AI, perangkat wearable, dan smart home. Maka dari itu, pendekatan vivo akan fokus pada teknologi yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kehidupan keluarga modern.
Selain meresmikan Robotics Lab, vivo juga memperkenalkan headset mixed reality pertamanya, vivo Vision, serta teknologi 6G dan smartphone flagship vivo X200 Ultra, sebagai bagian dari ekosistem Blue Technology Matrix. Langkah ini mempertegas ambisi vivo dalam menciptakan solusi teknologi imersif yang terintegrasi.
Dengan dukungan jaringan R&D global di Asia dan Amerika, serta basis pengguna yang telah mencapai lebih dari 500 juta di 60 negara, vivo menegaskan komitmennya untuk membawa inovasi robotika personal ke tingkat global.