Satelit Kuiper Milik Amazon Bakal Masuk Indonesia, Telkom Mulai Jajaki Kerja Sama
Satelit Kuiper ini merupakan besutan Amazon yang baru saja diluncurkan belum lama ini.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan pihaknya sedang mencoba menjajaki kerja sama dengan satelit Kuiper. Satelit Kuiper ini merupakan besutan Amazon yang baru saja diluncurkan belum lama ini.
"Ya, kita juga bicara dengan mereka. Kita lihat nanti," ujar Ririek saat ditemui di acara konferensi pers Digiland Run 2025 di Jakarta, Senin (5/5).
Kendati begitu, Ririek mengakui bahwa komunikasi dengan perusahaan milik Jeff Bezos itu baru awal. Belum mencapai kata sepakat.
"Kan baru tahap awal. Mereka juga baru mulai meluncurkan satelitnya, dia baru komersialkan tahun depan. Kita lihat nanti," jelasnya.
Sebelumnya, Telkom telah menjalin kerja sama dengan Starlink. Starlink di posisikan sebagai backhaul. Kerja sama tersebut dilakukan pada Agustus 2024 setelah resmi masuk ke Indonesia.
Kolaborasi keduanya merupakan yang terbaru setelah berduet sejak Juni 2021.Sebagaimana diketahui, Kuiper merupakan jenis satelit Low Earth Orbit (LEO). Satelit ini percis seperti Starlink.
Amazon menargetkan Kuiper dapat menyediakan akses internet ke pelanggan pada akhir tahun 2025 ini. Indonesia adalah salah satu target pasar mereka, di mana beberapa waktu lalu perwakilan perusahaan telah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam menghadirkan sinyal internet di pelosok Indonesia.
Kuiper disebut-sebut menargetkan sebanyak 3.200 satelit yang bakal mengorbit di luar angkasa.