Percaya atau Tidak, Nama Punya Pengaruh ke Bentuk Wajah Seseorang
Riset tersebut berangkat dari fenomena yang dikenal sebagai “face-name matching effect”.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan nama seseorang kemungkinan turut membentuk penampilan wajahnya seiring waktu.
Riset tersebut berangkat dari fenomena yang dikenal sebagai “face-name matching effect”, yakni kemampuan orang menebak nama seseorang hanya dari melihat wajahnya dengan tingkat akurasi di atas tebakan acak.
Temuan ini memunculkan dua kemungkinan. Pertama, orang tua memilih nama yang dianggap cocok dengan wajah bayi mereka.
Kedua, nama justru memengaruhi penampilan seseorang hingga akhirnya wajah mereka terlihat “sesuai” dengan nama tersebut.
Pengujian Teori
Mengutip BBC Science Focus, Senin (11/5/2026), tim peneliti dari Israel menguji teori itu melalui beberapa studi pada 2024.
Dalam salah satu eksperimen, peserta diminta mencocokkan wajah orang dewasa dan anak-anak dengan nama mereka. Hasilnya, peserta lebih akurat mengenali nama orang dewasa dibanding anak-anak.
Temuan itu dinilai menunjukkan bahwa seseorang perlahan “menjadi mirip” dengan namanya seiring bertambah usia, bukan karena sejak lahir sudah memiliki wajah yang cocok dengan nama tertentu.
Penelitian lain menggunakan machine learning untuk membandingkan kemiripan wajah orang-orang dengan nama sama dan berbeda. Hasilnya, orang dewasa yang memiliki nama sama cenderung memiliki kemiripan wajah lebih tinggi. Pola tersebut tidak ditemukan pada anak-anak.
Peneliti menduga seseorang tanpa sadar menyerap stereotip yang melekat pada namanya lalu menyesuaikan perilaku dan gaya hidup mereka selama bertahun-tahun.
Sebagai contoh, nama seperti “Tyler” di beberapa budaya dianggap maskulin. Anak laki-laki dengan nama itu mungkin terdorong mengikuti aktivitas olahraga atau kegiatan luar ruang yang kemudian memengaruhi ekspresi wajah hingga bentuk rahang mereka.
Lingkungan Sosial Punya Peran
Selain itu, lingkungan sosial juga dinilai berperan. Orang lain bisa memperlakukan seseorang berbeda hanya karena nama tertentu memiliki citra tertentu.
Penelitian sebelumnya juga menunjukkan nama dapat memengaruhi pengalaman hidup seseorang. Studi di Jerman pada 2011 menemukan orang dengan nama yang dianggap kurang populer memiliki peluang lebih rendah sukses dalam kencan online atau mendapatkan bantuan dari orang asing.
Ada pula penelitian yang menyebut pemilik nama unik lebih berpeluang menekuni profesi yang tidak biasa.