LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEK

Ilmuwan Pakai AI Kembangkan Virus untuk Hancurkan Bakteri

Batas antara dunia digital dan kehidupan nyata semakin tidak jelas, di mana kecerdasan buatan membantu para ilmuwan mengembangkan virus untuk membasmi bakteri.

Senin, 29 Sep 2025 17:01:00
e. coli
Ilustrasi Penemuan Virus. (sc: buatan Meta AI). (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin pesat, namun sayangnya perhatian masih terpusat pada produk teknologi seperti smartphone dan komputer, sementara sektor penting seperti kesehatan sering terabaikan. Mengutip dari Gizmochina pada Senin (29/9/2025), beberapa ilmuwan dari Universitas Stanford dan Institusi Arkeologi telah berhasil mengembangkan virus yang mampu membunuh bakteri dengan bantuan AI, seolah-olah menjawab kebutuhan masyarakat.

Meskipun ilmuwan berperan dalam pengembangan virus tersebut, yang mengejutkan adalah bahwa inovasi ini dianggap sebagai hasil pemikiran otonom dari AI. Dengan menggunakan teknologi bernama Evo (AI yang mirip dengan ChatGPT), para ilmuwan hanya perlu memberikan perintah, dan AI akan memprosesnya dengan kreativitas digital, menghasilkan 'makhluk hidup'.

Banyak orang merasa skeptis terhadap hasil temuan AI ini, seolah-olah itu adalah kebohongan. Namun, terdapat alasan kuat yang membedakan Evo dari chatbot lainnya, yaitu Evo tidak dilatih menggunakan buku atau artikel, melainkan belajar dari 2 juta genom virus yang berbeda.

Kehebatan Evo terlihat ketika para ilmuwan memintanya untuk mendesain versi baru dari sampel virus bernama phiX174. Dengan cara yang menakjubkan, AI ini mampu menghasilkan 302 cetak biru orisinil. Dari total cetak biru yang dihasilkan, 16 virus berhasil menjadi makhluk hidup nyata dan mampu menginfeksi salah satu bakteri berbahaya bagi manusia, yaitu E. coli.

Advertisement

Kemungkinan penerapan virus yang diciptakan oleh kecerdasan buatan

Ilustrasi Penemuan Virus. (sc: buatan Meta AI). © 2025 Liputan6.com

Keberhasilan dalam menyerang bakteri E. coli adalah sebuah pencapaian yang mengesankan. Oleh karena itu, virus ini berpotensi digunakan dalam pengobatan infeksi dengan metode supercharged untuk pasien yang mengalami resistensi terhadap antibiotik.

Menurut laporan dari Gizmochina, setiap tahun, infeksi yang resisten ini menyebabkan ratusan ribu kematian. Banyak individu terpaksa kehilangan nyawa mereka hanya karena infeksi tersebut tidak dapat diatasi dengan antibiotik.

Advertisement

Dengan demikian, kehadiran inovasi baru melalui virus yang diciptakan oleh AI diharapkan dapat mengatasi masalah serius ini. Banyak ilmuwan merasa antusias dengan penemuan ini, yang dianggap dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.

Seorang Asisten Profesor Teknik Kimia dari Universitas Stanford, Brian Hie, menyatakan, "Proses penemuan dan penciptaan ini ibarat kamu menonton barisan kode digital yang benar-benar berubah jadi sebuah makhluk hidup, benar-benar semudah itu."

Ilustrasi Penemuan Virus. (sc: buatan Meta AI). © 2025 Liputan6.com

Meskipun saat ini Evo belum sepenuhnya memahami jenis virus yang dapat mengancam kehidupan manusia, rasa khawatir terhadap ancaman tersebut terus menghantui. Secara teoritis, kemungkinan itu bisa saja terjadi. J. Craig Venter, seorang penemu terkemuka di bidang biologi sintetis, mengingatkan bahwa penemuan ini lebih menyerupai eksperimen produk (trial and error), yang berpotensi disalahgunakan untuk menciptakan virus yang lebih berbahaya.

Advertisement

Dengan mempertimbangkan berbagai manfaat dan risiko yang ada, kehadiran Evo memang mengagumkan tetapi juga menimbulkan kecemasan. Era di mana batasan antara kode digital dan realitas biologis mungkin akan segera terwujud. Pertanyaan yang muncul pun hanya bisa terjawab seiring berjalannya waktu. Apakah teknologi ini akan mengubah segalanya, dan apakah kita sudah siap menghadapi kemungkinan yang akan datang?

Berita Terbaru
  • Waspada Hoaks Pendaftaran Bantuan Pemerintah Bisa Curi Data Pribadi, Simak Informasi Lengkapnya Berikut Ini
  • Tragis, Pemotor Ini Meninggal Dunia di Atas Motor Usai Terjerat Benang Layangan
  • MTQ Kupang Perkuat Harmoni Sosial dan Toleransi di Tengah Keberagaman
  • Hardiknas 2026: Singkawang Fokus Tekan Angka Anak Putus Sekolah Melalui Kolaborasi
  • Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan SIP Pintar Juara, Dorong Semangat Belajar Pelajar Berprestasi
  • bakteri
  • berita update
  • e. coli
  • konten ai
  • virus
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
M
Reporter Matahari Kartika Purusakara, Iskandar
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.