Di Twitter, Menkominfo ditanya soal Vimeo
Pembukaan blokir Vimeo dianggap penting bagi industri perfilman Indonesia
Nampaknya tidak hanya kalangan kreatif yang menginginkan Vimeo segera dibuka. Tetapi, 'desakan' itu juga muncul dari kalangan masyarakat luas.
Masyarakat kini terlihat aktif menanyakan perihal pemblokiran Vimeo langsung kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara melalui Twitter-nya.
"@rudiantara_id met siang pak menteri. Blokir vimeo kapan dibuka ya? @JokopediaID," ungkap akun @sketsagram, (25/02).
Pertanyaan dari @sketsagram itu sayangnya belum dibalas oleh Chief RA, sebutan Rudiantara. Sebagaimana diketahui, Menkominfo tengah membentuk panel terkait situs-situs bermuatan negatif di jagat internet tanah air.
Hal ini diharapkan menjadi solusi dalam penanganan masalah situs negatif, yang tidak hanya mengurusi soal pornografi tetapi juga isu-isu SARA. Mengenai output tentang pembahasan terhadap situs-situs negatif itu, menurut Rudiantara sudah harus ada keputusan pada 1 Mei mendatang.
Di sisi lain, saat diskusi membahas masalah ini, produser kenamaan Mira Lesmana yang juga hadir ikut menyuarakan aspirasinya. Menurutnya, dibukanya Vimeo sangat penting bagi industri film yang akan mengikutkan karyanya di ajang internasional.
"Buat film sangat penting Vimeo karena untuk mengikuti festival. Sudah menjadi persyaratan internasional jadi tidak bisa dilakukan dengan alternatif lain," ungkapnya.
Baca juga:
Penggunaan media sosial di Indonesia belum produktif
Anak muda tak boleh jadi anggota BRTI 2015-2018
Soal pajak e-commerce, Menkominfo belum bertemu Dirjen Pajak
Menkominfo janjikan layanan internet 4G di Indonesia pada 2015
Usaha Vimeo turuti permintaan pemerintah sudah maksimal