Marc Marquez 80 Persen Bisa Kecelakaan di MotoGP Prancis, Malah Finish Kedua
Setelah mengalami kesalahan dalam memilih ban kering saat lintasan Le Mans basah, Marc Marquez berhasil meraih posisi kedua di balapan MotoGP Prancis 2025.
Pada balapan MotoGP Prancis 2025 yang berlangsung pada hari Minggu (12/05/2025), Marc Marquez berhasil meraih posisi kedua meskipun sebelumnya mengalami kesalahan strategi dengan menggunakan ban kering di lintasan yang basah. Meskipun hanya finis di posisi kedua, hasil tersebut terasa seperti sebuah kemenangan bagi Marquez, terutama karena dua pesaingnya, Pecco Bagnaia dan Alex Marquez, tampil kurang memuaskan di balapan tersebut.
Menariknya, Marquez mengungkapkan bahwa ia merasa 80 persen yakin seharusnya ia mengalami kecelakaan selama balapan MotoGP Prancis. Ia juga menyatakan bahwa pengalaman buruknya saat balapan di Jerez, di mana ia mengalami crash, memberikan banyak pelajaran berharga.
"Itu adalah jenis balapan di mana kamu bisa melakukan kesalahan, bahkan sangat mudah kesalahan itu terjadi," ujar Marc Marquez.
Ia menambahkan, "Kenyataannya, kesalahan yang saya buat di Jerez menghindarkan saya dari kesalahan hari ini, karena jika tidak, jika saya datang dari kemenangan di Jerez, saya 80 persen yakin saya akan kecelakaan hari ini karena saya mengenal diri saya sendiri."
Dengan demikian, Marquez menyadari pentingnya belajar dari kesalahan untuk meningkatkan performanya di masa depan. "Jadi, kesalahan di Jerez itu... saya perlu terus memikirkannya dan mencoba memperbaiki untuk masa depan," tutupnya.
Zarco memiliki kecepatan yang lebih tinggi
Pertanyaan utama dalam balapan utama MotoGP Prancis adalah kenyataan bahwa Marc Marquez kalah hampir 20 detik dari Johann Zarco, sang pemenang. Marquez mengakui bahwa ia tidak ingin terlalu agresif dalam mengejar Zarco, yang memang tidak menjadi pesaing di posisi teratas. Ia bahkan menyadari bahwa selisih waktu dengan pembalap LCR Honda itu sudah mencapai delapan detik.
“Hari ini dia lebih cepat dari kami. Saya keluar dan berkata 'oke, mari kita lihat apakah dia membakar bannya' karena biasanya ketika Anda melakukan tiga, empat lap dalam kondisi kering di lintasan basah, terkadang Anda merusak ban dan Anda tidak bisa melaju dengan cepat di lintasan basah,” ungkap Marc Marquez.
“Tapi saya mendorong dua lap dan saya melihat bahwa saya hanya setengah detik atau tiga persepuluh, atau bahkan nol, lebih cepat darinya.”
Marquez juga menyatakan, “Saya bilang delapan detik jarak itu terlalu jauh, jadi saya hanya mencoba mengendalikan jarak antara saya dan Alex.”
Sementara itu, seri MotoGP selanjutnya akan digelar di sirkuit ikonik lainnya, yaitu Sirkuit Silverstone, Inggris, pada tanggal 23-25 Mei 2025.
Sumber: Crash