Dua petugas kesehatan Arab Saudi terjangkit virus MERS
Menurut WHO, petugas kesehatan tersebut berasal dari Assir dan Riyadh. Keduanya menunjukkan gejala virus MERS.
Tiga kasus terbaru mengenai warga Arab Saudi yang positif terserang virus MERS baru saja dilaporkan oleh dinas kesehatan setempat. Dua dari tiga pasien tersebut bahkan termasuk petugas kesehatan.
Menurut WHO, petugas kesehatan tersebut berasal dari Assir dan Riyadh. Keduanya menunjukkan gejala virus MERS. Sementara pasien ketiga adalah wanita berusia 67 tahun yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Penelitian yang dilakukan oleh tim internasional memang menyebutkan kalau petugas kesehatan cukup berisiko terjangkit virus MERS. Sebab mereka menghabiskan waktu yang cukup sering untuk berinteraksi dengan pasien virus MERS secara langsung.
Sebagaimana dilansir dari Reuters, virus MERS memiliki gejala mirip SARS, yaitu batuk, demam, dan pneumonia.
Sampai saat ini, virus MERS sudah menyebar sampai Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Tunisia. Sudah 94 kasus pasien yang positif terjangkit virus MERS dan 46 di antaranya meninggal dunia.
Selain itu, WHO juga mengkhawatirkan kunjungan para haji yang akan datang ke Mekkah pada bulan Oktober mendatang. Meski jumlah kuota haji dari seluruh dunia sudah dikurangi, namun dinas kesehatan setempat tetap waspada dan memantau kondisi agar MERS tetap bisa dikendalikan.
Baca juga:
Menunda pensiun bisa turunkan risiko penyakit otak pada manula
Obat diabetes ternyata bisa lindungi otak!
Epilepsi membuat pasien Alzheimer lebih cepat pikun
Penderita Alzheimer kebal terhadap kanker?
Jadi kutu buku ternyata bisa tangkal kepikunan saat tua