Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Epilepsi membuat pasien Alzheimer lebih cepat pikun

Epilepsi membuat pasien Alzheimer lebih cepat pikun Ilustrasi Alzheimer. ©2012 Shutterstock/Lightspring

Merdeka.com - Penderita Alzheimer atau masalah ingatan ringan yang mengalami epilepsi diketahui mengalami penurunan fungsi dan kemampuan otak lebih cepat dibanding penderita Alzheimer dan masalah ingatan yang tak mengalami epilepsi.

"Identifikasi dan perawatan yang hati-hati terhadap penderita epilepsi bisa meningkatkan keadaan otak mereka," ungkap Dr Keith Vossel dari Gladstone Institute of Neurological Disease di San Fransisco, seperti dilansir oleh US News (12/07).

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengevaluasi data dari 54 pasien dan menemukan bahwa orang yang memiliki masalah ingatan ringan dan epilepsi menunjukkan penurunan kemampuan mental yang lebih awal sekitar tujuh tahun dibandingkan penderita masalah ingatan yang tak mengalami epilepsi. Penelitian ini dilaksanakan pada partisipan yang berusia 64 - 71 tahun.

Sementara itu, pasien Alzheimer yang mengalami epilepsi diketahui mengalami penurunan fungsi otak dan ingatan lima tahun lebih cepat dibanding pasien Alzheimer yang tidak mengalami epilepsi. Pasien yang mengalami epilepsi diketahui mengalami penurunan ingatan yang lebih cepat dan parah dibanding mereka yang tidak mengalami epilepsi.

Peneliti menulis bahwa epilepsi yang terjadi pada penderita Alzheimer dan masalah ingatan perlu mendapatkan perhatian yang cukup karena efeknya yang besar pada pasien. Tak hanya itu, epilepsi terkadang tak banyak diperhatikan dan tak dirawat dengan baik. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP