Begadang dan Gaya Hidup Digital Picu Penuaan Dini pada Gen Z
Tidur malam memiliki peran penting dalam proses regenerasi dan perbaikan sel-sel tubuh, termasuk kulit.
Kebiasaan begadang yang semakin lekat dengan gaya hidup generasi muda di era digital ternyata dapat berdampak serius terhadap kesehatan kulit. Aktivitas seperti bermain gawai hingga larut malam, berselancar di media sosial, menonton konten, hingga bekerja atau belajar di luar jam tidur dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penuaan dini.
Ahli Skincare and Aesthetic, dr. Yessica Tania, mengatakan tidur malam memiliki peran penting dalam proses regenerasi dan perbaikan sel-sel tubuh, termasuk kulit. Kurangnya waktu tidur dapat mengganggu fungsi pelindung kulit atau skin barrier sehingga memicu berbagai masalah kulit.
"Repairing kulit berlangsung malam hari. Regenerasi dan repair organ tubuh itu terjadi saat tidur. Kalau jam tidur terus berkurang, skin barrier jadi terganggu dan kulit gampang breakout," ujar dr. Yessica dalam diskusi kesehatan Zegavit Gummy Vitamin di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan dikutip Senin (1/6).
Menurutnya, kurang tidur yang berlangsung terus-menerus dapat memicu inflamasi dalam tubuh. Kondisi tersebut tidak hanya membuat kulit tampak kusam, tetapi juga mempercepat munculnya garis halus dan membuat kulit mengendur pada usia yang relatif muda.
Selain kebiasaan begadang, sejumlah faktor lain yang kerap menjadi bagian dari gaya hidup modern juga dapat mempercepat kerusakan kulit. Di antaranya paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, durasi screen time yang berlebihan, serta tingkat stres yang tinggi.
Produksi Kolagen Turun
Dr. Yessica menjelaskan bahwa produksi kolagen dalam tubuh mulai mengalami penurunan sejak pertengahan usia 20-an. Namun, tanda-tanda penuaan umumnya baru mulai terlihat ketika seseorang memasuki usia 30 hingga 40 tahun.
"Usia 25 tahun kolagen mulai menurun. Pas masuk usia 30 sampai 40 baru mulai notice ada keriput dan kulit mengendur," jelasnya.
Jaga Pola Hidup
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak usia muda. Menurutnya, penggunaan produk perawatan kulit maupun suplemen tidak akan memberikan hasil optimal tanpa didukung kebiasaan hidup yang baik, termasuk tidur yang cukup dan teratur.
"Enggak ada suplemen yang langsung kelihatan hasilnya. Ini investasi jangka panjang dan harus dibantu lifestyle yang sehat," pungkasnya.