Tito soal pilkada serentak: Pro kontra hasil diamankan dengan baik
Tito soal pilkada serentak: Pro kontra hasil diamankan dengan baik. Dua pekan lagi 101 daerah bakal menggelar pilkada serentak. "Kita sudah lihat polarisasi di masyarakat di mana dapat menimbulkan ekses."
Kepolisian Republik Indonesia menggelar rapat pimpinan (rapim) pertama di tahun 2017. Kali ini rapim digelar dengan tema 'Polri yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak 2017'.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan dalam rapim semua hasil pencapaian Polri di tahun 2016 akan dievaluasi. Selanjutnya, semua jajaran akan menyamakan visi dan misi untuk menghadapi tantangan tahun 2017, khususnya menyangkut pengamanan Pilkada serentak yang bakal digelar pada Februari mendatang.
"Dua minggu lagi akan dilaksanakan Pilkada Serentak 2017 di 101 daerah. Kita sudah lihat polarisasi di masyarakat di mana dapat menimbulkan ekses," kata Tito di PTIK, Jakarta, Rabu (25/1).
Menurut Tito jika tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan dapat berdampak pada stabilitas negara. Tito menyebut wilayah yang harus mendapat perhatian khusus antara lain, Jakarta, Aceh dan Papua Barat.
"Makanya tema rapim kali ini adalah promoter Pilkada," ujar dia.
Pada kesempatan itu, Tito juga meminta jajarannya untuk siap mengamankan hasil dari Pilkada. Mengingat, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi gejolak pro dan kontra dari hasil Pilkada nanti.
"Pro kontra hasil harus dapat diamankan dengan baik," pungkas Tito.
Baca juga:
Polisi sebut Pilkada DKI Jakarta masuk kategori rawan
PAN incar Khofifah, Gus Ipul dan Risma di Pilgub Jawa Timur 2018
Ratusan ribu pemilih di Bekasi dan Tasikmalaya belum terekam e-KTP
Risma akan berbagi tips jika Aryaudin-Rapian menang Pilbup Simeulue
KPUD Jayapura diminta beri kesempatan paslon lengkapi syarat lagi
KPK diminta awasi praktik uang di Pilkada
KPK sarankan jangan pilih kepala daerah dari dinasti politik