Polisi sebut Pilkada DKI Jakarta masuk kategori rawan
Merdeka.com - Jelang Pilkada Serentak pada 15 Februari nanti, kepolisian telah memetakan beberapa titik daerah masuk kategori rawan. Provinsi DKI Jakarta masuk dalam kategori tersebut.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rikwanto menuturkan, masih ada beberapa wilayah lagi selain DKI Jakarta masuk dalam radar rawan dalam Pilkada Serentak.
"Daerah rawan ada, seperti Papua, Papua Barat, Aceh. DKI Jakarta sendiri kita anggap rawan," kata Rikwanto usai menggelar pertemuan dengan Komisi II DPR di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/1).
Adapun penetapan wilayah rawan itu berdasarkan dari tensi para pendukung masing-masing calon di daerah tersebut. Sebab, kata Rikwanto, bila diurut dari sejarah, momen kampanye kerap rawan kericuhan.
"Sejarah Pilkada memang ada keributan," ujarnya.
"(Jumlah) signifikan pendukung, militansi pendukung kita juga anggap rawan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali meyakini bahwa kepolisian telah mantap mempersiapkan pelbagai hal guna keamanan Pilkada Serentak. Sehingga pihaknya percaya pesta demokrasi di 101 wilayah itu berjalan aman.
"Semua saling mengevaluasi. Tentu yang kita harapkan akhirnya berlangsung baik-baik saja," ungkap Amali.
Dalam persiapan jelang Pilkada Serentak, Kepolisian telah mempersiapkan 1.400 pasukan Brimob. Nantinya pasukan ini disebar ke seluruh wilayah melaksanakan Pilkada.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya