LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Terus digoda Ahok, Djarot tegaskan tetap loyal pada PDIP

Menurut Djarot, jalur partai lebih terstruktur ketimbang maju bersama relawan.

2016-06-19 08:02:00
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) kembali mengungkap bahwa dirinya lebih 'sreg' berdampingan dengan Politisi PDIP Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI Jakarta. Sayang, Djarot tak mau maju lewat jalur independen dan PDIP pun hingga kini belum memutuskan soal Pilgub DKI.

Ahok juga mengaku sudah menyatakan hal itu pada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tetapi, Mega menolak dan memilih menunggu pilgub melalui mekanisme partai dengan proses penjaringan dahulu.

"Ya kalau saya sudah bilang dari awal, saya cocoknya sama Djarot dari dulu saya bilang. Saya kan dari awal bilang mau Djarot, cuma enggak dikasih kan," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Jumat (17/6).

Ahok menyebut keinginan meminang kader PDIP itu bukan yang pertama kali. Dulu, cerita Ahok, saat masih menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo, Ahok juga meminta Mega agar diizinkan memimpin Ibu kota bersama Djarot. Tapi, PDIP menyodorkan nama Boy Sadikin, Ahok pun tak mau.

"Sama kayak dulu pas cari Wagub, PDIP minta Boy Sadikin lho. Saya dateng ke ibu Mega, 'Bu saya enggak mau kalau Boy, saya maunya Djarot bu'," ujarnya bercerita.

Mendengar kembali disebut namanya, Djarot tak bergeming. Dia tetap patuh dan taat pada partai.

Djarot ogah maju lewat independen. Sekalipun itu dipinang langsung oleh Ahok sebagai incumben.

"Itu lah nanti kita lihat perkembangannya, siapa dulu lah. Jadi kan sikap kita jelas, kalau kita tetep harus dari jalur partai politik," kata Djarot di Jakarta, Jumat (17/6) malam.

Mantan wali kota Blitar ini menyebut, jalur partai lebih terstruktur ketimbang maju bersama relawan. Sehingga, dia memilih menunggu hasil tahapan penjaringan PDIP, apakah akan diusung atau tidak dalam Pilgub.

"Jalur parpol itu kan ada mekanismenya ada prosesnya iya toh. Mari kita tunggu mekanisme selanjutnya. Kalau saya otomatis melalui jalur parpol," tegasnya.

Baca juga:
Soal aliran Rp 30 M, TemanAhok sebut politisi PDIP palsu
Pilih maju via parpol, Djarot ogah maju bareng Ahok di Pilgub
Ahok ancam PNS yang pengaruhi orang lain saat Pilgub DKI
Cerita Ahok dua kali ditolak PDIP pinang Djarot
PAN tentukan sikap di Pilgub DKI usai lebaran
Ahok cuek Teman Ahok berani gugat UU Pilkada ke MK
Teman Ahok resmi gugat UU Pilkada ke MK

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.