Surya Paloh Soal Jatah Menteri: Kalau Presiden Tak Butuh Nasdem, Tidak Apa-Apa
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendengar pidato Mega. Menurutnya, jatah kursi menteri bagi partai tergantung Presiden Jokowi. Paloh menyerahkan sepenuhnya pada Jokowi. Termasuk perlu atau tidaknya kader partainya masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung jatah menteri bagi partainya di pemerintahan kedua Jokowi. Mega ingin jatah kursi menteri untuk PDIP lebih dari empat.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendengar pidato Mega. Menurutnya, jatah kursi menteri bagi partai tergantung Presiden Jokowi. Paloh menyerahkan sepenuhnya pada Jokowi. Termasuk perlu atau tidaknya kader partainya masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.
"NasDem tidak ada minta-minta. Jadi saya harus lurus, kan tidak pernah kita minta-minta kursi itu. Tergantung Bapak Presiden saja dia perlukan NasDem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," ujarnya.
Paloh menegaskan, partainya tidak mengemis meminta jatah kursi menteri. Alasannya, NasDem memberi dukungan tanpa syarat.
"Harus saya katakan benar-benar dan sungguh-sungguh. (NasDem) memberikan dukungan tanpa syarat. Tidak ada urusan itu berapa kursi mau satu mau dua enggak ada masalah," ucapnya.
Paloh juga menegaskan Partai NasDem dan PDIP tidak terpecah. Termasuk dengan koalisi parpol Jokowi-Ma'ruf Amin.
Baca juga:
Jelang Akhir Jabatan, Ini yang Tak Boleh Dilakukan Menteri Jokowi
Jokowi Jawab Mega soal Jumlah Menteri dari PDIP: Pasti Terbanyak, Jaminannya Saya
Depan Jokowi, Megawati Minta PDIP Dapat Jatah Menteri Paling Banyak
Sandiaga Nilai Harus Ada Partai Oposisi
Kongres PDIP Bakal Bahas Desain Kabinet
Soal Peluang jadi Menteri Lagi, Ini Jawaban Muhadjir Effendy