Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga Nilai Harus Ada Partai Oposisi

Sandiaga Nilai Harus Ada Partai Oposisi Diskusi Milenial Bareng Sandiaga Uno dan Anis Matta. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menilai perlu ada partai yang tetap berada di luar pemerintahan. Hal ini, kata dia, perlu dilakukan untuk menjaga fungsi pengawasan dan pengkajian pada visi dan misi pemerintah.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Prabowo sebelum beliau berangkat juga kemarin, ini pandangan pribadi saya bahwa harus ada yang ada di luar pemerintahan untuk membantu mengkaji," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/8).

Sandi menjelaskan, pengkajian diperlukan untuk melihat pengaplikasian visi dan misi. Salah satunya melalui penyusunan RAPBN.

"Seperti ini nanti akan 16 Agustus kalau semuanya ada di pemerintahan, tidak ada yang berkonsentrasi untuk garis per garis line by line melihat apakah visi yang disampaikan bisa dituangkan dalam RAPBN 16 Agustus," ungkapnya.

"Saya ingin mengambil peran tersebut, mengambil satu inisiatif untuk mengoreksi memberikan masukan yang konstruktif, dan kalau semuanya ada dalam pemerintahan, peran itu engga akan bisa dimainkan secara optimal," tambah Sandiaga.

Diberitakan, Prabowo mengirim sinyal siap untuk bergabung di dalam pemerintah Jokowi- Ma'ruf Amin. Hal tersebut diungkap Prabowo sebelum meninggalkan lokasi makan siang bersama Presiden Jokowi di FX Sudirman, Jakarta, Sabtu (13/7).

Saat jumpa pers bersama Jokowi di Stasiun MRT, Senayan, sebelum makan siang, Prabowo juga telah mengatakan siap membantu pemerintah. Saat ditegaskan lagi, Prabowo mengirim sinyal semakin kuat untuk siap koalisi.

"Ya saya siap mau menjadi bagian atau oposisi dalam pemerintahan," kata Prabowo di lokasi.

Sementara itu, dalam jumpa pers, Jokowi telah menjawab pertanyaan tentang kemungkinan koalisi dengan Gerindra. Jokowi mengatakan, hal itu harus ditanyakan lebih dulu kepada petinggi partai koalisi Jokowi-Ma'ruf.

"Mengenai pembahasan koalisi. Saya harus ngomong apa adanya, saya harus rundingkan dengan sahabat-sahabat di Koalisi Indonesia Kerja. Pak Prabowo juga pasti juga melakukan hal yang sama. Relawan juga," jelas Jokowi.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP