Kongres PDIP Bakal Bahas Desain Kabinet
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengakui bahwa kongres V yang akan dibuka hari ini akan bicara juga soal desain kabinet pemerintahan ke depan.
"Kami lebih banyak berbicara tentang bagaimana desain kabinet yang membumikan Pancasila dengan jalan Trisakti," kata Hasto di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Kamis (8/8).
Dia menuturkan, salah satu tujuannya adalah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik. Dirinya mencontohkan, peran Kementerian Luar Negeri dengan agenda strategis membangun perdamaian dunia. Maka skala prioritas untuk Kemenlu nanti akan dibahas.
Untuk mendorong indonesia yang berdikari di bidang ekonomi, kongres akan memberi perhatian kepada para menteri di perekonomian negara. Termasuk Kementerian BUMN agar dijalankan dalam kerangka politik ekonomi negara sehingga tidak dibentuk adanya superholding.
"Tetapi dibentuk sesuai dengan perintah Konstitusi, mengabdi dan menjabarkan seluruh tujuan bernegara dalam ranah ekonomi," jelas Hasto.
Menurut Hasto, berkaitan dengan posisi strategis di dalam kabinet, PDIP punya kepentingan strategis untuk menempatkan kader-kadernya. Tetapi mereka bicara menteri melalui pembahasan mendalam dan tidak langsung berbicara nama orang.
Ditegaskannya, PDIP lebih memilih berbicara disain, kriteria dan agenda strategis. Setelah itu barulah bicara orangnya.
"Kalau menyangkut orang maka dalam waktu yang tepat nanti Ibu Megawati Soekarnoputri akan menyampaikan kepada Bapak Jokowi dan ini melalui sebuah dialog. Jadi tidak menyodorkan secarik kertas berisi nama. Tidak seperti itu. Melalui dialog, sehingga yang disampaikan sesuai dengan apa yang menjadi desain agenda strategis Pak Jokowi," tukasnya.
Maka itu, kembali ditegaskan Hasto, PDIP akan bicara struktur kabinet terlebih dahulu.
Apakah berarti PDIP akan memberi masukan terhadap nomenklatur kabinet, Hasto menjawab bahwa itu takkan terjadi. Yang dibicarakan PDIP adalah garis politik negara yang dijabarkan dalam desain kabinet.
"Utamanya yang kami bicarakan adalah hal-hal penting yang secara ideologis menjabarkan konsepsi Trisakti. Konsep tentang kebudayaan, pendidikan, dan tentu saja kami berikan penguatan ditinjau dari tugas ideologi dari tugas menteri pendidikan dan kebudayaan, misalnya," pungkas Hasto.
Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya