LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Survei Indikator: Masyarakat Ingin Capres Lebih dari Dua Pasang

Burhanuddin mengatakan, publik menginginkan peluang rekrutmen pemimpin nasional secara lebih terbuka. Masyarakat menginginkan lebih dari dua pasangan calon.

2021-02-08 17:04:02
survei
Advertisement

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan publik menginginkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berlaga di Pilpres lebih dari dua pasangan.

Sebanyak 60,7 persen responden menginginkan pasangan calon presiden lebih dari dua pasang. Sementara, 33,5 persen mendukung dua pasangan calon saja agar lebih sederhana.

"60,7 persen itu menyatakan sebaiknya lebih dari dua pasang (calon presiden) dan menjaring lebih terbuka calon terbaik," kata ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Senin (8/2).

Advertisement

Burhanuddin mengatakan, publik menginginkan peluang rekrutmen pemimpin nasional secara lebih terbuka. Masyarakat menginginkan lebih dari dua pasangan calon.

Oleh sebab itu, sebaiknya sistem pencalonan presiden dibuat sedemikian rupa untuk membuka peluang calon presiden lebih banyak. Seperti mengurangi ambang batas pencalonan presiden yang diterapkan saat ini yaitu 20 persen dari total kursi di DPR.

"Ini mengindikasikan agar sistem pencalonan presiden dibuat sedemikian agar lebih membuka peluang bagi calon yang lebih banyak. Bentuknya mungkin syarat pencalonan presiden oleh partai dengan persentase kekuatan partai lebih rendah dari yang sekarang," jelas Burhanuddin.

Advertisement

Sementara itu, rakyat tetap menginginkan presiden dipilih secara langsung. 90,3 persen responden menginginkan Pemilu presiden dan wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat. Sementara hanya 5,4 persen menginginkan pemilihan dilakukan oleh anggota DPR dan DPD di MPR RI.

"Aspirasi rakyat yang menghendaki agar pemilihan presiden tetap langsung oleh rakyat sangat tinggi. Hampir semua warga menginginkan demikian 90,3 persen yang punya pandangan agar presiden dipilih anggota MPR tidak punya dasar pada rakyat," ucap Burhanuddin.

Survei Indikator Politik Indonesia digelar pada 1-3 Februari 2021. Survei dilakukan melalui sambungan telepon dengan responden. Sebanyak 1200 responden dipilih secara acak. Margin of error survei kurang lebih sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga:
Survei: Publik Memilih Pilpres dan Pileg Dipisah
Politisi NasDem: Moeldoko Belum Masuk List Capres
'Pilpres 2024 Paling Tepat Ganjar atau Prabowo, Kalau AHY yang Maju Susah'
Demokrat Sayangkan Jika Dukung atau Tolak Pilkada 2022-2023 untuk Jegal Capres
Masa Depan Anies Baswedan Ditentukan RUU Pemilu
Jika Pilkada Tak Digelar 2022, Peluang Anies di Pilpres 2024 Sulit

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.