Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Pilpres 2024 Paling Tepat Ganjar atau Prabowo, Kalau AHY yang Maju Susah'

'Pilpres 2024 Paling Tepat Ganjar atau Prabowo, Kalau AHY yang Maju Susah' Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©2021 istimewa

Merdeka.com - Cendekiawan muslim sekaligus pemerhati sosial politik, Prof Azyumardi Azra menilai Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai dua sosok yang paling tepat untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dari seluruh pemimpin partai, Azyumardi melihat hanya Prabowo yang memiliki prospek kemenangan pada Pilpres 2024, meskipun ia sudah tercatat empat kali kalah dalam pemilihan presiden. Mulai dari Pilpres tahun 2004, 2009, 2014, dan 2019.

"Dari sekian banyak ketua umum partai, mungkin yang punya prospek untuk menang hanya Prabowo. Itu juga kalau dia mau maju lagi. Kalau yang lain susah. Misalnya AHY, partainya lagi dilanda konflik internal," kata Azyumardi saat menghadiri diskusi virtual bertema Parpol Baru dan Dinamika Politik Nasional yang diselenggarakan oleh Moya Institute, Kamis (5/2).

Seperti yang diketahui, Partai Demokrat sedang dilanda isu kudeta. Bahkan AHY sudah menyurati Presiden Joko Widodo mempertanyakan keterlibatan lingkaran Istana dalam isu itu. Menurut Azyumardi, konflik ini akan butuh waktu lama untuk diselesaikan.

"Kalaupun konfliknya bisa diselesaikan dengan baik-baik, atau kudetanya berhasil dicegah, itu juga masih membutuhkan konsolidasi 1-2 tahun ke depan," kata mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah itu.

Selain AHY, dia juga menilai Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tidak cocok jika menjadi Presiden RI kembali. Seperti yang diketahui, mantan presiden kelima itu disebut-sebut akan maju pada Pilpres 2024 bersama Mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.

"Kalau menurut saya, Megawati-Jusuf Kalla tidak (tepat) ya. PDIP paling banter Puan Maharani, tapi kan Puan tingkat elektabilitasnya rendah. Kalau mau (Capresnya) bukan berasal dari darah biru PDIP, ya yang paling tepat Ganjar," kata Azra.

Menurutnya, Ganjar sosok yang paling tepat di antara seluruh kepala daerah lainnya. Bukan hanya karena elektabilitasnya tinggi, namun menurutnya, Ganjar mampu melewati batas-batas pemisah di masyarakat yang selama ini menimbulkan perpecahan, seperti batas antara pemilih muslim dan nonmuslim.

"Kalau mau menang, PDIP harus mengajukan tokoh yang populer, semacam Ganjar Pranowo yang tingkat elektabilitasnya lintas kebangsaan dan keumatan," ujarnya.

"Jadi Ganjar sih ya. Kalau kepala daerah yang lain, masih susah. Anies juga masih tanda tanya partai mana yang mau mengusung dia. Apalagi kalau Prabowo jadi maju. Kecuali ada sosok yang tiba-tiba melejit seperti SBY. Saya kira susah ya muncul sosok seperti SBY," tutupnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP